DARUBA – Tahun ini, Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pulau Morotai.
Kinerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD akan terus diawasi agar dapat memberikan hasil optimal demi kelancaran pembangunan daerah.
“Kemarin kita sudah panggil semua OPD penghasil PAD untuk rapat koordinasi, sekalian kita lihat dalam dua bulan ini capaiannya sejauh mana, kendalanya apa, untuk kita duduk sama-sama cari solusi,” ujar Ketua DPRD Pulau Morotai, Muhammad Rizky, kepada media ini, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, dalam rapat tersebut diketahui, masih ada beberapa OPD yang penyerapan PAD-nya belum maksimal.
“Kendalanya di fasilitas penunjang, seperti Dinas Perhubungan, Rumah Sakit, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Perikanan,” katanya.
“Jadi contonya di Rumah Sakit itu kendalanya di limbah medis, kita sudah punya fasilitas tapi izinnya belum selesai, sehingga butuh anggaran untuk selesaikan dokumen izinkannya,” sambung Rizky menjelaskan.
Dari semua kendala-kendala yang disampaikan OPD, lanjut dia, akan dievaluasi kedepan, dan DPRD akan segera membahas ini bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Bagi OPD untuk capai target, mereka butuh dukungan anggaran, cuma kemarin dengan adanya pemotongan anggaran dari pusat jadinya banyak yang tertunda ne, jadi itu sangat berdampak juga di PAD. Jadi nanti kita panggil TAPD sehingga di perubahan ini bagaimana, apakah bisa dimasukan atau tidak,” pungkas Rizky. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

