TERNATE – Bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ternate M Hasan Bay dan M Asghar Saleh (MHB-GAS) terus mendapat dukungan. Setelah bersilaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga di beberapa lokasi di Kota Ternate, bakal calon Walikota Ternate Muhammad Hasan Bay pada Selasa (15/09/20) malam diundang pengusaha muda yang tergabung dalam Ternate Entrepreneur.
Bakal calon Walikota Ternate berlatar belakang Pengusaha Politisi itu, diminta memberikan motivasi entrepreneur kepada sekitar 30 puluhan milenial di Istana Café yang ingin menekuni dunia entrepreneurship. Dia juga disambangi oleh para srikandi milenial di kediamannya. Srikandi milenial ini pun menyatakan sikap mendukung pasangan dengan akronim MHB-GAS di Pilwako Ternate.
Di kesempatan itu M. Hasan Bay memberikan tips kepada entrepreneur muda ini, bahwa untuk membangun usaha, maka ada dua hal penting yang harus dimiliki seorang calon pengusaha yakni Jujur, dan Fokus. Kejujuran dan Fokus akan melahirkan kepercayaan.
Kepercayaan melahirkan modal. Dia bahkan mengisahkan ketika dirinya mengerjakan proyek pertama, dengan uang di dompet saat itu hanya Rp 15.000. “ Tapi karena saya membangun relasi dengan kepercayaan dan kejujuran, maka Alhamdulillah, saya bisa menyelesaikan proyek pertama dengan sukses,” ungkapnya.
Dia bahkan memberikan filosofi dasar bahwa untuk membangun bisnis harus totalitas. “ Kalau adik-adik ingin terjun ke dunia entrepreneur, harus memulai dengan pacaran dan kemudian sampai serius dan sampai menikah. Maksudnya, harus total tidak bisa lirik kiri, lirik kanan.
Ibarat kalau kita sudah pacaran dan nikah, harus fokus pada yang kita nikahi. Kemudian mulailah membangun relasi atau jaringan, karena orang yang Sukses itu satu saja, melakukan yang kecil-kecil tapi sifatnya rutin,” ucap dia.
Ternate Entrepreneur sudah eksis selama 4 tahun dan tujuannya, menjadikan anak muda Ternate sebagai pengusaha. Saat ini menurut Koordinatornya, anggota Ternate Entrepreneur sekitar seribuan dan tersebar selain di Ternate juga di kabupaten dan kota lain di Maluku Utara. Saat ini mereka menjalankan bisnis Multi Level Marketing (MLM) dengan menjual produk.
Di kesempatan itu, M. Hasan Bay mengatakan, bisnis MLM adalah menjual produk tinggal mengasah jiwa sales. “ Pertanyaannya adalah, jiwa sales saya ada atau tidak. Itu dulu. Tapi saya berharap hari ini kalian jadi sales, tapi kedepan bisa jadi pembuat produk. Apa saja, termasuk bisnis kuliner, dan lainnya. Dan bisa membuat brand sendiri,” terang dia.
Lanjut dia, memulai sebuah usaha itu hal yang paling berat. Namun ada jalan. Yang terpenting adalah selalu memotivasi diri sendiri, mengenali kemampuan diri dan perlunya inovasi. Apalagi dunia saat ini tengah berlangsung revolusi 4.0. Semua digerakkan dengan digitalisasi.
“Modal hanya untuk membuat usaha, marketingnya melalui online, jadi tak perlu tempat. Saat ini yang paling laris adalah produk kuliner rumahan. Nah, ini kesempatan kalian para milenial, untuk mengembangkan ide-ide kreatif dalam menghasilkan produk,” ujarnya
Dikatakannya, dirinya ketika menekuni dunia usaha pada usia 19 tahun dengan menjalani pekerjaan sebagai buruh pelabuhan, buruh truk dan buruh bangunan. Karena dirinya kurang tertarik menjadi PNS, padahal lowongan menjadi PNS ketika itu di Jayapura sangat menjanjikan. “ Saat itu, kantor yang cari pegawai untuk semua lulusan. Mulai SD sampai Sarjana. Tapi saya kurang berminat, tekad saya yang paling kuat itu menjadi pengusaha,” ucapnya.
Sementara itu, Srikandi Milenial yang merupakan sejumlah Mahasiswi berprestasi di bidang entertain bersilaturahmi dengan Muhammad Hasan Bay (MHB) beberapa waktu lalu di kediamannya di Kelurahan Kampung Pisang berlangsung akrab dan hangat.
Mereka langsung mengagumi MHB. “ Bersama itu lebih baik, daripada sendiri. Ini merupakan tagline saya dan Pak Asghar Saleh, Calon Wakil Wali Kota. Kami berdua bertekad untuk merangkul seluruh orang yang mendiami Kota Ternate, saling bersinergi bagaimana menata kota yang modernis, tapi tidak mengabaikan identitas budaya,” kata dia.
MHB juga menjelaskan, kalangan milenial adalah kalangan yang sangat menentukan, karena mereka dalam struktur demografi secara nasional sangat besar jumlahnya 33,75 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Maluku Utara sendiri mengoleksi kalangan Milenial sebesar 34,43 persen, atau sekitar 414.000 jiwa. sementara di Kota Ternate ada sekitar 51,22% kalangan milenial (usia produktif ) dari total populasi. Angka ini juga menandakan Kota Ternate mengalami bonus demografi.
Sedangkan salah satu perwakilan srikandi milenial menyebut, mereka selama ini hanya mendengar nama dan wajah melalui baliho. Dan mereka sangat mengapresiasi ketika bertemu langsung.
“Kami hanya mendengar nama dan dan wajah melalui baliho, tapi malam ini, kami bertemu langsung dengan Pak Haji Hasan Bay. Alhamdulillah, kesan pertama kami, Pak Hasan sangat humble, komunikatif dan murah senyum,” ungkap salah satu peserta sambil memperkenalkan sejumlah rekannya yang masih mahasiswi yang hadir dalam silaturahmi tersebut.(red/adv)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

