Buka Kegiatan Penilaian Kinerja Penurunan Stunting, Wagub Malut Minta Keterpaduan Penyelenggaraan Intervensi Gizi

Terdapat cakupan layanan yang masih rendah diantaranya remaja putri yang menerima layanan pemeriksaan status anemia (hemoglobin) sebenar 3,70 persen dari target sebenar 90 persen.

Lalu keluarga berisiko stunting yang mendapatkan manfaat sumber daya pekarangan untuk peningkatan asupan gizi capaian 14,8 dari target 50 persen.

Keluarga berisiko stunting yang mendapatkan promosi peningkatan konsumsi ikan capaiannya 37.8 dari target 90 persen. “Selanjutnya rumah tangga akses sanitasi layak dengan capaian 39,0 dari target 90 persen dan Catin mendapatkan bimbingan perkawinan capaian 32,50 dari target 90 persen,” rinci Sarmin menutup paparannya.

Kegiatan Penilaian Kinerja Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting ini sendiri akan digelar selama dua hari (12-13 Juli), dimana setiap kabupaten dan kota akan memaparkan hasil-hasil pelaksanaan kinerjanya selama tahun 2022.