Kemerdekaan Harusnya Menjangkau Pulau-Pulau Terluar

Dr Abdurrahman Kader M.Si

Oleh: Dr. Abdurrahman Kader, M.Si (Dosen FISIP UMMU)

Setiap kali Agustus tiba, Indonesia kembali diselimuti warna Merah Putih. Bendera dikibarkan di halaman rumah, sekolah, kantor pemerintahan dan swasta, hingga pelosok desa. Lagu-lagu perjuangan berkumandang, berbagai kegiatan perlombaan dilakukan, upacara digelar, dan sejarah perjuangan para pendiri bangsa kembali dikenang. Namun, di balik seluruh perayaan itu, ada pertanyaan yang semestinya tidak pernah berhenti kita ajukan: sejauh mana kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia?

Pertanyaan tersebut terdengar sangat klise, namun menjadi semakin penting ketika kita melihat Indonesia sebagai negara kepulauan. Negara ini tidak hanya terdiri atas kota-kota besar, kawasan industri, pusat pemerintahan, dan wilayah yang terhubung oleh jalan raya. Kita harus menyadari bahwa Indonesia juga terdiri dan terdapat pulau-pulau kecil, wilayah pesisir, kawasan perbatasan, dan pulau-pulau terluar yang dipisahkan oleh laut. Negara ini harus menyadari bahwa di tempat-tempat itulah jutaan warga negara menjalani kehidupan, membesarkan anak-anak, mencari nafkah, menjaga tradisi, sekaligus mempertahankan ruang hidup dan kedaulatan negara-bangsa.

Bagi sebagian masyarakat di perkotaan, kemerdekaan mungkin terasa sebagai sesuatu yang sudah selesai. Negara telah berdiri, pemerintahan berjalan, pembangunan terus dilakukan, dan kehidupan ekonomi bergerak. Tetapi bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terpencil dan terluar, makna kemerdekaan terkadang masih berhadapan dengan persoalan yang sangat mendasar: sulitnya transportasi, terbatasnya fasilitas pendidikan, jauhnya pelayanan kesehatan, mahalnya kebutuhan pokok, keterbatasan listrik dan jaringan komunikasi, serta sulitnya akses terhadap pasar dan kesempatan ekonomi.

Negara seharusnya perlu menyadari dan memahami bahwa kemerdekaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai terbebasnya bangsa dari penjajahan. Kemerdekaan juga merupakan perjalanan panjang untuk memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang adil untuk hidup sejahtera dan menentukan masa depannya. Kemerdekaan politik yang diperoleh pada tahun 1945 (delapan puluh satu tahun yang lalau), harus terus diterjemahkan menjadi kemerdekaan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kesempatan hidup yang bermartabat.

Sebab, apa arti kemerdekaan jika seorang anak yang lahir di sebuah pulau kecil harus menerima pendidikan dengan fasilitas yang jauh tertinggal hanya karena ia lahir jauh dari pusat kota? Apa arti kemerdekaan jika masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan harus menempuh perjalanan laut berjam-jam untuk mencapai fasilitas yang memadai? Apa arti kemerdekaan jika nelayan dan petani yang tinggal di pulau-pulau kecil yang setiap hari menyediakan sumber pangan bagi bangsa justru kesulitan menjual hasil tangkapan dan pertaninannya dengan harga yang layak karena terbatasnya akses transportasi dan pasar?


Warning: md5_file(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/css/69cda236160cc7d1700754c7bab85543.css.tmp): Failed to open stream: No such file or directory in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 148

Warning: unlink(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/css/69cda236160cc7d1700754c7bab85543.css.tmp): No such file or directory in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 156

Fatal error: Uncaught ErrorException: md5_file(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/js/69cda236160cc7d1700754c7bab85543.js.tmp): Failed to open stream: No such file or directory in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php:148 Stack trace: #0 [internal function]: litespeed_exception_handler() #1 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php(148): md5_file() #2 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(845): LiteSpeed\Optimizer->serve() #3 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(392): LiteSpeed\Optimize->_build_hash_url() #4 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(265): LiteSpeed\Optimize->_optimize() #5 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(226): LiteSpeed\Optimize->_finalize() #6 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/class-wp-hook.php(341): LiteSpeed\Optimize->finalize() #7 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #8 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/core.cls.php(464): apply_filters() #9 [internal function]: LiteSpeed\Core->send_headers_force() #10 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/functions.php(5493): ob_end_flush() #11 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/class-wp-hook.php(341): wp_ob_end_flush_all() #12 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/class-wp-hook.php(365): WP_Hook->apply_filters() #13 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/plugin.php(522): WP_Hook->do_action() #14 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/load.php(1308): do_action() #15 [internal function]: shutdown_action_hook() #16 {main} thrown in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 148