Terkait dengan hal tersebut, investasi memang diperlukan. Tetapi investasi yang baik adalah investasi yang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan keterampilan masyarakat, memperkuat usaha lokal, menjaga lingkungan, dan menghasilkan nilai tambah yang dapat dirasakan oleh masyarakat di daerah. Sebab pembangunan yang hanya memperbesar aktivitas ekonomi tanpa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada akhirnya akan menciptakan ketimpangan baru.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah teknologi digital. Bagi masyarakat kepulauan, internet bukan sekadar fasilitas tambahan. Ia dapat menjadi jembatan untuk mengatasi jarak geografis. Melalui teknologi, anak-anak di pulau kecil dapat mengakses sumber pembelajaran. Pelaku usaha dapat memasarkan produk ke luar daerah. Pemerintah dapat memberikan pelayanan publik secara lebih cepat. Masyarakat dapat memperoleh informasi cuaca, harga komoditas, dan berbagai informasi penting lainnya.
Tetapi sekali lagi, pembangunan digital tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan jaringan. Masyarakat harus memiliki literasi digital dan kemampuan untuk mengubah akses tersebut menjadi produktivitas. Jangan sampai internet tersedia, tetapi masyarakat tidak mendapatkan manfaat ekonomi dan sosial yang seharusnya.
Karena itu, pembangunan daerah kepulauan harus dilaksanakan secara terpadu. Pemerintah pusat memiliki peran penting dalam kebijakan nasional, anggaran, konektivitas, dan pembangunan infrastruktur strategis. Pemerintah daerah memiliki peran dalam menerjemahkan kebijakan tersebut sesuai dengan kebutuhan wilayah. Sementara masyarakat harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar penerima bantuan.
Untuk mewujudkan itu, masyarakat lokal harus dilibatkan sejak proses perencanaan. Mereka yang hidup di pulau-pulau memiliki pengetahuan dan kearifan lokal yang tidak selalu dimiliki oleh perencana dari balik meja. Mereka memahami pola musim, karakter laut, sumber daya lokal, budaya masyarakat, serta kebutuhan sehari-hari. Pengetahuan tersebut harus menjadi bagian dari kebijakan pembangunan.