Propam Polresta Tidore Dalami Dugaan Sikap Arogansi IPTU Redha Astrian

“Karena kami tidak mengerti dengan penolakan ini seperti apa, sehingga atas dasar ancaman itu, kami terpaksa tanda tangan, karena saat itu yang kami takut jangan sampai kasus ini tidak bisa diproses,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Lukman mengapresiasi Propam Polresta Tidore yang begitu baik dan ramah dalam melakukan pelayanan. Bahkan ia sangat berterimakasih kepada Kasi Propam dan jajarannya yang telah menindaklanjuti keluhan mereka terkait dengan sikap arogansi yang ditunjukan IPTU. Redha Astrian.

“Tadi waktu pemeriksaan, KBO Reskrim tiba-tiba masuk dan coba menghalangi pembicaraan saya, namun saya tegas mengatakan kalau dia tidak mau keluar, maka saya juga tidak mau beri keterangan, karena hari ini (kemarin) saya diundang resmi dari Propam. Dari situ, dia akhirnya langsung keluar dari ruangan, dan saya pun melanjutkan pemeriksaan dengan pak Dani. Jadi setelah ini, Propam juga akan datang menemui ayah saya di rumah untuk dimintai klarifikasi,” tuturnya. 

Menyikapi hal tersebut, Kapolresta Tidore Kepulauan, Kombes Pol Yury Nurhidayat, kemudian angkat bicara. Menurutnya, pemanggilan klarifikasi terhadap korban dan anaknya oleh Propam Polresta Tidore, untuk kepentingan evaluasi di internal jajaran Polresta Tidore dalam melayani masyarakat.