DARUBA – Ditengah wabah virus Corona, stok darah di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabupaten Pulau Morotai menurun. Hal ini disebabkan karena pihak rumah sakit tidak berani melakukan donor darah.
“Di era pandemi ini stok kami menurun karena kami tidak melakukan donor massal secara mobile di lapangan, menurunnya bisa sampai 60 persen, dimana 2019 stok bisa mencapai 50 kantong sementara saat ini sebanyak 21 kantong darah,” ungkap Kepala Instalasi Laboratorium dan Unit Transfusi Darah RSUD Kabupaten Pulau Morotai, Riyad A Syamsudin kepada wartawan, Selasa (7/7).
Saat ini stok darah yang tersisa di RSUD Kabupaten Pulau Morotai tinggal 21 kantong yang bersumber dari pendonor sukarela keluarga pasien. Stok darah tersebut, yakni golongan darah O 8 kantong, golongan darah A 5 kantong, golongan darah B 5 kantong dan golongan darah AB 3 kantong.
Untuk itu, pihaknya berharap ada perhatian dan bantuan dari sejumlah sukarela agar kebutuhan darah untuk pasien yang membutuhkan bisa tersedia.
“Semoga pandemi Covid-10 segera berlalu, agar aktifitas dapat kembali seperti biasa dan pelayanan kebutuhan darah untuk pasien yang membutuhkan tidak terkendala,” ujar Riyad A Syamsudin. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

