Video Kades-Camat Halbar Picu Gejolak Antar Wilayah

kades dan camat se-Halbar

JAILOLO – Pernyataan kontroversial para kepala desa dan camat se-Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dalam sebuah video pendek yang viral di media sosial, memantik reaksi keras dan kekhawatiran akan konflik horizontal antar wilayah. 

Ketua Umum Lembaga Otoritas Rakyat Maluku Utara (LORAMA), Harun, mendesak Kapolda Maluku Utara agar segera memanggil seluruh pihak yang terlibat dalam video tersebut untuk dimintai pertanggungjawaban.

Dalam video berdurasi 23 detik yang beredar luas di grup WhatsApp dan sejumlah kanal digital, tampak para kades dan camat menyatakan dukungan penuh terhadap investasi PT Tri Usaha Baru (TUB) di Kecamatan Loloda Tengah.

Namun, yang menjadi sorotan adalah pernyataan bernada konfrontatif yang disampaikan secara kolektif.

“Kami para kepala desa dan camat se-Kabupaten Halmahera Barat mendukung investasi PT TUB di Kecamatan Loloda Tengah, dan kami mengutuk keras serta menolak kabupaten lain mencampuri wilayah kami. Halmahera Barat bersatu!,” demikian bunyi pernyataan para Kades dan Camat se-Halbar