PDP Asal Halut Dirujuk ke RSUD CB

“Saat ini Halut sudah ada 1 pasien PDP dengan jenis kelamin laki-laki berusia 70 tahun,”

SOFIFI – Dua Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang sempat di rawat diruang isolasi RSUD Cahasan Boesoiri Ternate akhirnya dipulangkan.

Hal itu menyusul hasil tes yang keluar kedua pasien itu negative, namun ruang isolasi RSUD Chasan Boesoiri (CB) memiliki penghuni baru dari Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dengan demikian pasien PDP masih tetap berjumlah 5 orang.

Kedua pasien yang sebelumnya dinyatakan PDP yaitu pasien dari Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), pasien dari Kabupaten Halsel telah dipulangkan beberapa hari lalu, menyusul dari Kabupaten Halbar.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Malut Idhar Sidi Umar menyebutkan, sesuai hasil pemeriksaan laboratorium, PDP dari kabupaten Halsel berstatus negatif dan telah dipulangkan, menyusul hari ini (kemarin) telah diterima hasil pemeriksaan laboratorium PDP asal Kabupaten Halbar dari Litbangkes Kemenkes dengan status negative sehingga dinyatakan tidak terkontak  ke covid-19 dan dipulangkan. “Karena PDP asal Halbar telah dipulangkan, maka PDP di rumah sakit berjumlah 4 orang, namun ada tambahan 1 kasus PDP yang dirujuk dari Halut dini hari, sehingga PDP kembali menjadi 5 orang,” jelas Kadinkes Malut dalam konferensi pers, Kamis sore (26/03) di media center penanganan codiv-19.

Kata dia, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) saat ini terjadi peningkatan dari 1.277 menjadi 2.058 orang, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terjadi peningkatan dari 44 menjadi 70 orang, Pasien Dalam Pengawasan tetap 5 orang dan jumlah status kasus terkonfirmasi positif 1 orang. Sementara jumlah OTG yang pernah kontak erat dengan PDP, dan yang memiliki jejak perjalanan di daerah terjangkit terjadi peningkatan, karena ada penambahan data dari  Kabupaten/Kota yaitu Halmahera Selatan, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Morotai dan Tidore Kepulauan.

“Untuk kasus ODP terjadi peningkatan 26 kasus yang berasal dari Kabupaten Halbar, Halut,  Halsel dan Kota Ternate.

“Kami berharap masyarakat tetap mendengarkan himbauan dan tetap berdiam diri di rumah, sebab virus ini sangat mudah menular, jaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Persandian (Diskominfo dan Sandi) Pemkab Halut, Deky Tawaris menyebutkan, di Halut ODP terus mengalami peningkatan mencapai 132 orang, bahkan pada Kamis (26/03) 1 orang naik status dari ODP ke PDP telah dirujuk ke rumah sakit CB di Ternate untuk mendapat penanganan secara Intensif.

Dimana sebelumnya pasien tersebut telah ditangani dan rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo. “Saat ini Halut sudah ada 1 pasien PDP dengan jenis kelamin laki-laki berusia 70 tahun,” terang koordinator Publikasi dan Kehumasan Tim Satgas Covid-19 Pemda Halut, Kamis (26/03/2020). Dijelaskannya, pasien tersebut sempat mengalami sesak dan demam. Sementara riwayat pasien sempat bepergian ke Manado. “Pasien sudah dibawa ke Ternate untuk dirawat di RS Chasan Basoeri untuk mendapat penanganan secara Intensif,” terangnya. Kondisi pasien saat ini masih mengalami sesak napas, sementara itu, pasien juga telah menjalani rangkaian pemeriksaan hingga pemeriksaan spesimen mengambil sampel. “Untuk hasil lab masih kita tunggu apakah benar positif Covid-19 atau negatif ,” paparnya.(iin/fer)

Berita Terkait

Berikan Komentar pada "PDP Asal Halut Dirujuk ke RSUD CB"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*