MABA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) telah menyetujui dana sebesar Rp 3,4 miliar untuk penangan Virus Corona atau Covid 19. Namun hingga saat ini, dokter masih menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dari mantel hujan.
Padahal dana tersebut telah disepakati bersama Pemda dan DPRD sejak 24 Maret 2020. Sebagian dari dana tersebut diperuntuhkan untuk pengadaan APD.
Dari informasi yang dihimpun, hampir sebagian besar tenaga medis maupun dokter yang ditugaskan untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap warga yang baru datang dari daerah khususnya di wilayah kabupaten Halmahera Timur, masih menggunakan mantel hujan.
“Kami tetap melakukan pemeriksaan sekalipun alat yang kami pakai seperti pakaian, kami gunakan mantel hujan,” kata, dr. Joannes Toga Simatupang, dokter di Puskesmas Wayamli Pesisir, Kecamatan Maba Tengah kemarin. Meskipun APD yang digunakan tidak memenuhi standar kesehatan, Joannes mengaku tetap optimis melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap setiap warga dan tamu yang baru datang dari daerah yang terpapar Covid 19.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pesisir, Rahlan Ramalan mengaku, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan warga maupun mahasiswa asal Maba Tengah yang baru datang dari luar daerah, baik dari Ternate maupun daerah lain yang telah dinyatakan terpapar Covid 19. “ Jumlah warga yang kami periksa sudah 50 orang, baik yang datang dari Ternate, Jogja, Bogor dan daerah lain,” sebutnya.(cr-04)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)


Berikan Komentar pada "Miris, Tim Medis Masih Gunakan Jas Hujan"