DARUBA – Masyarakat Kabupaten Pulau Morotai makin dibuat bingung dengan data pasien Covid-19 Pulau Morotai yang diumumkan ke publik.
Pasalnya, data awal yang diumumkan oleh Satgas Covid-19 Pulau Morotai jumlah ODP yang dinyatakan reaktif dalam melakukan rapid test hanya berjumlah 5 orang.
Sementara, Satgas Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut) merilis total jumlah ODP yang dinyatakan reaktif untuk Pulau Morotai sebanyak 7 orang, seperti yang dimuat dalam tabel total pemeriksaan hasil rapid test OTG, ODP, PDP, tim medis dan pelaku perjalanan yang dirilis pada, Senin (20/4). Terkait hal ini, juru bicara Satgas Covid-19 Pulau Morotai, dr. Novindra Humbas, ketika dikonfirmasi, mengklarifikasi, data yang rilis Satgas covid-19 Provinsi Malut tersebut salah.
“Terkait tabel yang mencatat Morotai 7 orang reaktif itu salah dan sampai pagi ini hanya5 orang saja,” jelas Novindra, melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/4).
Data provinsi tersebut, tambah dia, sementara dilakukan koreksi oleh Satgas Pulau Morotai. “Kayaknya miskomunikasi saja,” singkatnya. Sekedar diketahui, total jumlah OTG, ODP, PDP, tim medis dan pelaku perjalanan yang telah dilakukan rapid test untuk Pulau Morotai berdasarkan data Satgas Provinsi berjumlah 62 orang, hasilnya 7 orang dinyatakan reaktif, dan 55 orang non reaktif. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)


Berikan Komentar pada "Data Warga Reaktif Morotai dan Provinsi Malut Berbeda"