MABA – Sorotan Komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2020 oleh Pemerintah Desa Maratana Jaya, Kecamatan Maba Tengah, mendapat bantahan dari Pj. Kepala Desa Muhdin S. Kiye.
Menurutnya, pernyataan bahwa Kepala Desa Maratana Jaya tidak memprioritaskan BLT yang disampaikan Sekretaris Komisi I, Hasanuddin Lajim, adalah pernyataan hoax. “Pernyataan itu tidak benar, buktinya sejauh ini kami sudah salurkan BLT tahap satu untuk triwulan dua, jadi sekali lagi informasi itu tidak benar,” bantah, Muhdin.
Muhdin menjelaskan, syarat penyaluran BLT sesuai Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 tahun 2020, tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang, Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020 sudah dilaksanakan.” Syarat atau ketentuan dalam penyaluran BLT sudah kami lakukan, bahkan setingkat musyawarah untuk penetapan calon penerima BLT juga kami lakukan bersama BPD yang dihadiri dan disepakati Ketua BPD,” jelasnya.
Dari hasil kesepakatan musyawarah ditetapkan 102 Kepala Keluarga (KK) yang berhak menerima BLT. Kemudian terjadi penambahan menjadi 110 KK setelah pemerintah desa melakukan koordinasi dengan BPMD. “Ada KK yang syaratnya tidak lengkap kami tidak berani untuk memberikan BLT, setelah kami koordinasi, ternyata bisa, makanya kami masukkan dalam daftar jadi 110 KK, silahkan datang ke warga dan tanyakan langsung jika selama ini kami tidak salurkan BLT,” pintanya.
Lanjut Muhdin, pada bulan ini (Agustus) pihaknya akan segera menyalurkan BLT dua bulan terakhir di triwulan II kepada 110 KK yang berhak menerima. “ Kebetulan di Kecamatan Maba Tengah ini ada wartawan, jadi setiap penyaluran BLT kami undang sebagai bentuk keterbukaan kami ke publik, mangkali tara baca berita ka apa kong tara tau hal ini,” ujarnya.
Sementara menyangkut dengan proyek fisik berupa MCK yang dinilai lebih di prioritas ketimbang BLT. Menurut Muhdin, MCK itu dibangun melalui sisa dana desa.” MCK itu bukan prioritas, setelah kami hitung penyaluran BLT tiga tahap di triwulan satu, kemudian tiga tahap di triwulan dua, masih ada sisa anggaran maka kami bangun MCK,” paparnya. (ais)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

