Pada kesempatan itu Prof Dedi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Tidore Ali Ibrahim atas kehadiranya. “Barang kali nanti bergantian dari UI yang ke Pulau Tidore,” tutup Prof Dedi.
Sementara, Wali Kota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak rektorat UI atas penyambutannya. “Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Tidore sangat mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya dan juga terima kasih kepada pihak UI. Pak Prof dan jajaranya pada hari ini telah menyediakan waktu untuk kami dari Tidore. Walaupun kesibukan bapak yang luar biasa masih meluangkan waktu untuk lakukan penandatanganan kerjasama ini,” ujar Ali Ibrahim.
Lanjut Ali menjelaskan, sumber daya manusia untuk kantor Wali Kota Tidore Kepulauan masih sangat minim. Saat ini kata dia, untuk yang bergelar doktor kurang lebih hanya tiga orang sejak Tidore ditetapkan jadi Kota pada tahun 2003. “Ketika kami di lantik sejak bulan Februari 2016 ditahun pertama dalam perjalanan, saya mengevaluasi bahwa kita ini butuh SDM, kuncinya SDM,” jelas Ali Ibrahim.
Ali Ibrahim mengatakan bahwa saat ini Kota Tidore juga telah lakukan kerjasama dengan Universitas Khairun, dengan diberikan kesempatan staf-nya untuk kuliah S2 di UNHAIR maupun di Universitas Muhammadiyah Ternate. “Jadi saya memberikan kesempatan kepada ASN Tidore termasuk juga kepada para Guru untuk peningkatan SDM. Tidak ada kata lain kecuali peningkatan SDM. Saya sampaikan kepada mereka, kita berubah karena SDM dan disiplin,” tegasnya.
Untuk itu, Sang kapten Ali Ibrahim mengucapkan rasa syukur bisa lakukan penandatanganan kerjasama peningkatan SDM dengan UI untuk kemajuan Kota Tidore kedepan. “Alhamdulillah, mudah-mudahan kerjasama dengan UI membawa kebaikkan buat Kota Tidore Kepulauan, dan setelah menandatangani NKB ini kami akan menindaklanjuti dengan Prof. Toto dan jajarannya dalam bidang-bidang apa saja terutama di spesialis kedokteran,” ucapnya.
Dia menuturkan, setelah dirinya menjabat Wali Kota Tidore masuk tahun keempat ini sudah menargetkan rumah sakit dengan tipe D akan diupayakan menjadi tipe C. “Saya sudah mengirim 15 orang untuk kuliah spesialis kedokteran, Alhamdulillah tahun ini mereka sudah bisa selesai dan bisa kembali mengabdi di Tidore Kepulauan,” pungkasnya.
Usai penandatangan NKB, Wali Kota Tikep dan dan pihak rektorat UI, melakukan penanaman dua jenis rembah khas Tidore secara simbolis yaitu pohon Cengkeh dan pohon Pala di samping kanan kantor Pusat Administrasi (Rektorat) Universitas Indonesia.
Wali Kota Tikep Ali Ibrahim dan Kepala Badan Kerjasama, Ventura dan Digital UI Prof. Dedi Priadi bersama-sama menanam pohon Cengkeh, sedangkan Kadis Pertanian Tikep Imran Yasin dan Direktur Kerjasama UI Dr. Toto Pranoto bersama-sama menanam pohon Pala. (hms/ute)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
