TERNATE – Wacana hak angket galian C yang digaungkan sejak beberapa bulan lalu, sampai kini tak kunjung jalan, karena hanya sebatas gertak sambal dari DPRD Kota Ternate.
Buktinya sampai kini belum diketahui apa yang nantinya dilakukan oleh DPRD untuk menggaungkan hak angket itu, bahkan fraksi di DPRD yang disebut ngotot juga hanya diam saja. Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailussy mengatakan, untuk angket galian C itu pihaknya mengembalikan ke fraksi.
“Karena yang ngotot kan fraksi Nasdem, PPP dan Demokrat, dan suratnya sudah kita serahkan untuk segera ditindaklanjuti, tapi kita belum lihat tanda-tanda apa yang ingin mereka lakukan,” katanya, Senin (2/11/2020).
Untuk syarat pengajuan, kata dia, sudah ada penandatangan dari anggota dan menyisakan penguatan di fraksi, sebab sampai kini dia melihat rapat internal juga belum jalan. “Kalau PKB sudah memberikan sikap secara fraksi dan personal belum ditandatangani,” ucapnya.
Menurut dia, galian c itu peruntukan dan pengelolaannya harus disesuaikan dengan ketentuan, jika kemudian izin galian belum ada maka diminta untuk segera mengurusnya. “Jangan mengeksploitasi sumber daya dan potensi yang tidak memiliki izin, yang sewaktu-waktu akan berdampak. Kalau orang melanggar regulasi harus ada sanksi diberikan,” jelasnya.
Dikatakannya, izin prinsip harus segera diurus dan sampai kini belum ada yang izin prinsip yang diharapkan itu ada. “Kami berharap biar klir ini persoalan agar tidak ada perdebatan, maka kami minta untuk segera diselesaikan, kami minta pemerintah daerah harus hadir dan tidak bisa tinggalkan begitu saja,” kesalnya.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

