Hutang BBM, Sampah Menumpuk

Tumpukan sampah

TERNATE – Tumpukan sampah mewarnai sejumlah lokasi yang ada di Kota Ternate, dan hal ini dikeluhkan warga. Karena sampahnya tidak bisa diangkut akibat mobil sampah tidak bisa beroperasi, yang disebabkan oleh BBM tidak tersedia. 

Ini karena Pemkot Ternate belum melunasi hutang BBM ke pihak ketiga selama empat bulan yakni November dan Desember tahun 2020 lalu, dan Januari-Februari tahun ini. Akibatnya pihak ketiga, yakni PT. Maluku Indah tidak mau menyalurkan lagi BBM mobil pengangangkut sampah, sampai hutang BBM sebelumnya dibayarkan Pemkot Ternate.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate Tony S. Pontoh mengatakan, ini karena BBM nya, sebab BBM November-Desember di PT. Maluku Indah belum dibayarkan, termasuk Januari dan Februari dan saat ini mau diambilkan lagi BBM untuk kendaraan pengangkut sampah tidak diberikan.

“Sekarang ini kita mau ambil lagi tidak diberikan, mereka minta dibayarkan dulu. Bahkan sekarang sudah masuk Februari,” katanya. Meski kata dia, alokasi anggaran untuk BBM mobil pengangkut sampah ini ada, namun itu hanya sampai di perubahan anggaran, seperti di tahun sebelumnya.

“Sementara sekarang ini yang diharapkan pihak ketiga itu mereka tidak mau tahu, mereka bilang bayar dulu baru mereka keluarkan BBM, sehingga untuk itu saya minta semuanya masuk kandang, menunggu sampai BPKAD bayarkan dulu,” tegasnya. Dikatakannya, pihaknya tetap melaksanakan fungsi pelayanan, namun karena kondisi yang ada sehingga proses pengangkutan belum bisa dilakukan, karena belum tersedia BBM.

“Karena sampai sekarang juga belum ada kepastian bisa atau tidak dibayarkan, jadi kita tinggal menunggu dari keuangan. Mereka beralasan dengan sistem SIPD dan SIMDA ya kita tunggu saja, mestinya jangan terlalu kaku dengan sistem karena ini pelayanan dasar untuk kepentingan masyarakat. Kalau seperti ini kami yang disalahkan,” kesalnya.(cim)

Berita Terkait