GMP Duga Program Solar Cell dan Website Desa Bermasalah

GMP saat lakukan aksi

MABA – Garda Merah Putih (GMP) Halmahera Timur menduga program solar cell dan website desa di sejumlah desa di Halmahera Timur menyisahkan masalah.

Kejaksaan Negeri dan Inspektorat Daerah Halmahera Timur didesak untuk segera melakukan pemeriksaan. “Kami minta Kejaksaan dan Inspektorat segera turun melakukan pemeriksaan terhadap pemerintah desa yang melakukan pengadaan solar Cell tahun 2019 dan 2020 yang diduga menyisahkan masalah serius,” tegas Bahrudin Parangi, Kordinator GPM dalam orasinya didepan Kantor Kejaksaan Negeri Halmahera Timur, kemarin.
Menurut Bahrudin, dari data yang dihimpun GMP, sebagian besar desa belum menyelesaikan program tersebut. Pasalnya, sampai saat ini sebagian desa baru menerima tiang listrik, sementara lampu-nya belum diterima oleh pemerintah desa.
“Dari informasi yang kami peroleh, pengadaan ini dilakukan oleh oknum di Dinas PMD Halmahera Timur. Olehnya itu, untuk memperjelas masalah ini, Kejaksaan dan Inspektorat kami minta untuk melakukan pemeriksaan,” tambahnya.
Selain Solar Cell, masalah lain yang merugikan sejumlah pemerintah desa adalah program website desa yang anggarannya sudah diambil oleh sejumlah oknum P3MD Halmahera Tinur tetapi website sendiri tidak pernah ada.
” Termasuk Website desa di desa Sil dan Sowoli. Sejak tahun 2019 hingga saat ini Websitenya tidak pernah ada. Sementara uangnya sudah diambil oleh oknum tersebut,” tegasnya. (Ist)

Berita Terkait