DARUBA – Penumpang Kapal KM. Holly Mary tujuan Ternate – Morotai mengeluh dengan pelayanan petugas Satgas Covid-19 Kabupaten Pulau Morotai. Pasalnya, saat tiba di pelabuhan Daruba, Senin (19/6/2021) pagi, para penumpang dipaksa menunggu di atas kapal selama 33 menit.
Bahkan kapal tidak diizinkan berlabuh, hingga mengapung di depan dermaga Daruba. Hal ini terjadi lantaran petugas Satgas belum datang ke lokasi pelabuhan. “Kapal pukul 7.00 Wit masuk, hanya saja, petugas Covid-19 belum ada, jadi, sementara kapal berlabuh di tengah laut, tunggu jam 8 ada petugas Satgas baru kapal sandar di dermaga (jambatan),” kesal sejumlah penumpang saat ditemui wartawan.
Para penumpang berharap agar masalah seperti ini jangan lagi terjadi. “Satgas itu harus selalu siaga,” cetus sejumlah penumpang lainnya. Sementara itu, Kepala UPPK III Daruba, Idham A Basir, ketika dikonfirmasi mengaku masalah keterlambatan bakal ditindaklanjuti.
“Jadi saya sudah bilang di nahkoda itu, kapal paling cepat masuk pukul 8.00, jadi kita menunggu petugas ada dulu, tapi, saya sudah konfirmasi dengan Kadis Kesehatan untuk tenaga screening dan bagian humas protokol masuk dalam satgas Covid-19 bahwa harus datang lebih awal agar kapal sandar langsung ada Satgas-19. Koordinasi lagi ke Satgas agar jangan lagi terlambat,” singkatnya. Hingga berita ini dikirim, Kepala Dinas Kesehatan Julius Giscard Croons belum berhasil dikonfirmasi. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

