TERNATE – Hasil refocusing yang dilakukan Pemkot Ternate pada tahun ini, 4 persen diserahkan ke Dinas Kesehatan untuk penanganan covid19, dan honor tenaga medis atau yang diterima Dinas Kesehatan sebesar Rp 24 miliar.
“Yang kami terima itu Rp 24 miliar, dari jumlah itu kami baru terima Rp 2 miliar lebih,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Nurbaity Radjabessy.
Dari Rp 2 miliar lebih itu, kata dia, peruntukannya untuk honor tenaga medis dan sudah diterima. Pihaknya lanjut dia, saat ini juga bakal mengusulkan pencairan honor yang kedua. “Karena yang tiga bulan sebelumnya sudah selesai, sehingga kami usulkan tiga bulan berikut,” ucapnya.
Dikatakannya, anggaran itu peruntukannya untuk kegiatan vaksin dan tenaga medis di lapangan yang tersebar di 11 puskesmas dan 3 UPT, sementara untuk penanganan covid di kelurahan anggarannya melekat di BPBD. “Jadi tenaga kesehatan yang ada di puskesmas ini, kami libatkan semua sesuai dengan anggaran yang ada,” ungkapnya.
Menurut dia, apa yang dilakukan saat ini sesuai dengan ketersediaan anggaran, sebab jika sesuai perencanaan yang ada alokasi anggaran Rp 24 miliar ini dianggap belum cukup. “ Kalau Januari sampai Maret sudah diterima, sekarang kita usulkan lagi April sampai Juni sekitar Rp 4 miliar lebih,” ucapnya.
Usulan sebesar Rp 4 miliar itu bukan hanya honor tenaga medis saja, namun juga diperuntukan pengadaan masker, sarung tangan, baju hasmat, dan kebutuhan vaksinasi lainnya.” Kalau petugas kesehatan kita libatkan semua, dan mereka ini kita bagikan per kelurahan,” terangnya.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

