Warga Lelilef Sawai Kembali Demo PT IWIP

Masyarakat demo PT IWIP

WEDA – Solidaritas Masyarakat Lelilef Sawai (SMLS) Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), menggelar aksi protes di lingkungan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Sabtu (17/07/2021).

Aksi tersebut dilakukan mengecam kebijakan pihak perusahaan PT. IWIP yang diduga melarang warga pribumi setempat dalam melakukan aktifitas di kawasan Sungai Wosia, Weda Tengah. “Aksi ini kami lakukan karena warga Lelilef Sawai saat ini dilarang oleh PT IWIP untuk beraktivitas di sungai Wosia yang berlokasi di Tanjung Uli,” ujar Koordinator Aksi Yulius Daniel.

Menurutnya, Sungai Wosia adalah sumber kehidupan masyarakat Lelilef, bahkan jauh sebelum itu sungai tersebut sudah menjadi identitas masyarakat di wilayah setempat. “ Atas dasar itu warga Lelilef Sawai menolak langkah PT. IWIP dalam melakukan pembatasan, bahkan melarang warga beraktivitas di kawasan itu (Sungai Wosia),” tandasnya.

Senada dengan Yulius, Sekretaris HIPMAL Woebulen, Wahyudi Adam menegaskan, dahulunya sungai Wosia dan Tanjung Uli merupakan tempat strategis bagi masyarakat Lelilef. “ Sungai Wosia tersebut awalnya adalah tempat masyarakat Lelilef untuk mencuci pakaian, mandi, cuci motor, bahkan airnya pun dikonsumsi sebagai kebutuhan keseharian, namun kenapa sekarang perusahaan melarang warga untuk mendekat ke Sungai tersebut,” sesal Wahyudi.

Pihaknya mengecam jika PT IWIP tidak membuka palang di pintu masuk Sungai tersebut, maka atas nama masyarakat Lelilef Sawai, Weda Tengah akan kembali menggelar aksi yang sama dengan gelombang massa aksi yang lebih besar. (udy)

Berita Terkait