SOFIFI – Panitia seleksi (Pansel) akhirnya mengumumkan nama-nama calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang masuk dalam tiga besar.
Tercatat sebanyak 18 pejabat masuk tiga nama besar. Penetapan tiga nama besar itu berdasarkan keputusan ketua panitia seleksi nomor 6/Pansel/JPTP-MU/2021 tanggal 13 Agustus 2021.
Mereka akan berkompetisi merebut jabatan yang tersebar di enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Malut, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kelautan dan Perikanan, Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Biro Administrasi Pimpinan, dan Biro Perekonomian.
Adapun calon pejabat pada Dinas Lingkungan Hidup yang lolos tiga besar, yakni Fachruddin Tukuboya, Djumati Do Usman, dan Rustam M. Nur. Dinas Kelautan dan Perikanan, Abdullah Assagaf, Kadri Laetje, dan Saiful Bahri Latif. Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Fehby Alting, Muhammad Selang, dan Muhammad Syafei. Badan Pendapatan Daerah terdapat Farid Djumati, Muchdar Abdullah, dan Zainab Alting. Kepala Biro Administrasi Pimpinan terdapat Iksan, Rahwan K. Suamba, dan Taufik Abbas. Kepala Biro Perekonomian terdapat Bahrudin Kadir, Marwan Polisir, dan Nurmila Saleh.
“Setelah diumumkan tiga nama besar itu, selanjutnya panitia seleksi akan menyerahkan hasilnya ke Gubernur Malut,” kata Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Rahwan K Suamba dikonfirmasi, Minggu (15/8/2021) akhir pekan kemarin.
Menurutnya, sejumlah nama-nama calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang masuk tiga besar itu melalui asesmen yang diikuti sebanyak 29 orang pejabat. Karena melalui proses seleksi dari pansel tersisa sekitar 18 nama pejabat.
Hasil perolehan nilai tiga nama besar itu kemudian diserahkan ke Gubernur Malut untuk ditindaklanjuti. “Dan selanjutnya akan diserahkan ke Komisi Apratur Sipil Nagera (KASN) untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya,” jelas Rahwan.
Sebelumnya, Kabid Mutasi BKD Malut Idwan Asbu Baha juga menyatakan, pansel jabatan telah dibentuk sehingga jabatan yang lowong atau kosong telah diumumkan untuk seleksi terbuka jabatan sejak 2 hingga 6 Agustus 2021.
Jabatan yang dilelang itu atau jabatan yang masih kosong saat ini diisi oleh plt kepala dinas. ”Pansel bertugas yang melakukan asesmen jabatan, hasil asesmen Pansel kemudian disampaikan ke Gubernur Malut untuk ditentukan,” kata Asbu menambahkan. (dex)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

