Penyebab Kebakaran di Lelilef Belum Diketahui

Kebakaran kios dan warung makan di Lelilef

WEDA – Kebakaran hebat terjadi di Desa Lelilef Woebulen, Kecamatan Weda Tengah, usai shalat maghrib. Api melumat tujuh kios dan warung makan.

Kepala desa Lelilef Waebulan, Faisal M. Djamil mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.40 WIT. Api membakar kios dan warung makan milik warga. “Ada sekitar 7  kios atau warung yang terbakar, untuk korban jiwa tidak ada dan kerugian masih di data pihak desa dan kecamatan,” ucap Faisal.

Faisal mengaku, kios atau warung yang terbakar terdiri dari  rumah makan soto dan nasi kuning, kios brilink BRI dan kios sembako tiga unit. Warga yang panik berduyun-duyun memadamkan api dengan peralatan seadanya, barulah beberapa menit kemudian mobil damkar milik PT IWIP dikerahkan untuk membantu menjinakkan api. “ Api bisa dipadamkan oleh tiga unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) dari PT IWIP yang langsung menuju lokasi kebakaran,” ujarnya.

Meski telah menghanguskan warung milik warga, namun Kades mengaku beruntung karena api tidak merembet ke rumah warga. Sementara itu terkait penyebab kebakaran belum diketahui pasti. Kapolres Halteng, AKBP Nico A. Setiawan ketika dikonfirmasi menyampaikan, sejauh ini penyidik belum melakukan pemeriksaan kepada pemilik kios yang dilanda kebakaran. “Penyidik belum dapat keterangan dari pemilik kios,” singkat Nico. (udy)

Berita Terkait