Belasan Ekor Hewan Ternak Ditangkap

Penertiban hewan ternak di pusat kota Weda

WEDA – Satuan Polisi Pamong Praja bersama personil gabungan Polsek Weda dan Koramil Weda, melakukan penertiban hewan ternak yang berkeliaran bebas di tempat umum atau pusat Kota Weda.

Penertiban hewan ternak tersebut, dipimpin Camat Weda, Ilham Suud. Ilham mengatakan, penertiban hewan ternak tersebut akan melibatkan personel gabungan baik Satpol PP, Polsek Weda dan Koramil Weda yang akan menyasar wilayah kecamatan dalam Kota Weda. “Selama dua hari melakukan operasi, 17 hewan ternak jenis Kambing yang harus diamankan ke Kantor Kecamatan Weda,” ucap Ilham. Hewan ternak yang telah diamankan itu selanjutnya menunggu konfirmasi pemilik ternak.

Menurutnya, hewan ternak yang didapati bebas berkeliaran akan dikenakan biaya penangkapan, pemeliharaan, dan tebusan sesuai dengan Perda nomor 9 tentang penertiban hewan ternak. “Dua hari ini telah kita tertibkan ternak kambing, selanjutnya kita tertibkan ternak sapi yang sering berkeliaran di beberapa titik dalam Kota Weda ini, yaitu Desa Nurweda, Perumahan 100 dan Perumahan RSUD Weda,” katanya.

Sebelum petugas melakukan penertiban, Ilham mengaku telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat, terutama pemilik hewan ternak agar mengamankan hewan ternak mereka yang sering berkeliaran bebas di pusat kota. “ Kalau ada itikad baik untuk mereka melakukan penangkapan atau pengandangan, kita masih berikan waktu seminggu, tapi kalau memang tidak ada tetap kita eksekusi (tembak ditempat),” tegasnya.

Dia berharap ada partisipasi baik dan proaktif masyarakat, sehingga Weda tidak lagi ada ternak yang berkeliaran di pusat kota. Sementara hewan ternak kambing yang telah diamankan akan dibuat kesepakatan bersama dengan pemilik, apabila kedapatan berkeliaran lagi pada operasi kedua, hewan ternak tidak dikembalikan lagi akan tetapi dibawa ke balai pembibitan sapi di Weda Selatan.

Camat Weda juga mengaku, sejauh ini ada sekitar 40 orang tercatat sebagai pemilik ternak sapi dengan jumlah ternak bervariasi. “Tapi kemarin info terakhir bahwa sapi yang ditangkap di sekitaran kota Weda itu banyak pemilik sapi yang sudah tidak kenal sapi mereka yang berkeliaran itu. Jadi pada saat operasi misalnya tidak ada progres, maka kita lakukan penembakan,” tutupnya. (udy)

Berita Terkait