SANANA – Stok obat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula yang sangat terbatas, membuat keluarga pasien harus rela mengeluarkan uang untuk membeli obat di apotik. Hal itu membuat pengguna BPJS mengeluh.
Ifan, keluarga pasien yang dirawat di RSUD Sanana mengatakan, dua hari ayahnya dirawat di rumah sakit. Resep obat yang diberikan petugas kesehatan untuk mengambil di apotik RSUD Sanana selalu saja kosong dan disuruh untuk membeli diluar.
“Kita pengguna BPJS ini kan obatnya juga sudah masuk dalam BPJS, tapi karena stok obat di rumah sakit kosong, mau tidak mau kita harus membeli di luar. Sedangkan beli di luar harga obat sangat mahal,” keluhnya saat ditemui wartawan pekan kemarin.
Menurutnya, pihak rumah sakit seharusnya menyediakan stok obat yang lengkap bagi semua pasien yang membutuhkan. Kalaupun beli di luar, tidak berulang kali. “ Seharusnya pihak rumah sakit lebih memperhatikan obat yang dibutuhkan masyarakat maupun pengguna BPJS agar kedepan tidak lagi terjadi seperti sekarang ini,” pintanya.(nai)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

