Pemkot Ternate Belum Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Walikota Ternate

TERNATE – Kondisi cuaca ekstrim yang melanda Kota Ternate pada Senin (06/12/21) malam menyebabkan gelombang pasang, sehingga merusak sejumlah rumah warga di beberapa titik sepanjang pesisir Kota Ternate.

Bahkan pemilik rumah dievakuasi ke tempat yang paling aman. namun dalam beberapa hari terakhir ini, Pemkot Ternate yang di nahkodai oleh Tauhid Soleman belum juga menetapkan tanggap darurat.

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman saat dikonfirmasi Fajar Malut mengatakan, malam ini (Senin) merupakan hari ketiga gelombang pasang. “Dan hari ketiga ini gelombang pasang jauh lebih ekstrim dibandingkan hari pertama, bahkan mulai dari Selatan sampai ke Utara, banyak rumah warga yang ada di sepanjang pesisir pantai seperti Sangaji, Kasturian, Salero, Kota Baru dan Falajawa ombaknya sampai ke daratan,” katanya Senin malam.

Tauhid lantas meminta kepada warga perlu ada kewaspadaan yang bermukim di sepanjang pantai, mengingat ada peringatan dari BMKG mulai 6 sampai 19 Desember cuaca sangat ekstrim.

“Saya meminta semua warga untuk betul-betul waspada, dan pada Selasa besok (hari ini) akan di tetapkan tanggap darurat oleh kepala daerah,” sebutnya. Tauhid Senin malam terlihat melakukan pemantauan langsung di sejumlah kelurahan termasuk tempat pengungsian sementara.

“Tadi saya meminta kepada BPBD untuk mengambil langkah cepat termasuk kebutuhan yang paling penting seperti makan-minum, penyediaan selimut dan tempat untuk berbaring,” tandasnya. “Saya minta masyarakat tetap tenang dan waspada dengan imbauan cuaca yang disampaikan BMKG terutama mereka yang ada di pesisir pulau Ternate, Hiri, Moti dan Batang Dua,” tegasnya. (cim)

Komentar

error: Content is protected !!