MABA – Jauhnya jarak yang ditempuh oleh siswa SMP, warga Dusun Lakoda, Desa Sil, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) meminta fasilitas kendaraan untuk kepentingan siswa-siswi bersekolah.
Setiap siswa dari dusun Lakoda yang ingin bersekolah di desa Sil, harus lebih awal bersiap-siap dan rela berjalan kaki sejak pukul 05.00 Wit melintasi jalan menuju desa Sil. Dimana jalan lintas milik Pemkab itu hingga kini belum diperbaiki masih dengan status sirtu.
“Kadang dorang (mereka) terlambat sarapan pagi, karena terburu-buru harus berangkat, belum lagi kondisi jarak jauh,” Kata Roman warga Lakoda yang juga selaku orang tua siswa, Rabu (26/1/2022).
Dikatakan dengan kendala jarak yang tempuh dari rumah ke sekolah yang cukup jauh mengakibatkan anak-anaknya menjadi malas ke sekolah. Sebab harus bangun lebih awal setiap harinya.
Untuk itu pihaknya meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten terutama Dinas Pendidikan agar dapat menjawab kendala para siswa yang ada di dusun Lakoda.

“jangan oto (mobil), cukup kendaraan roda tiga (Viar atau kaisar), sudah cukup untuk menjawab kebutuhan anak-anak kami,” ujarnya.
Lanjut dia, masalah yang sama juga ada di dusun Syahnamli, sebagian siswa harus bersekolah di sesa Sil.Oleh karena itu untuk mempermudah dan menambah semangat generasi yang ada, paling tidak Pemerintah Kabupaten dan DPRD, sudah layaknya membicarakan kondisi transportasi angkutan, paling tidak kendaraan roda tiga.(hmi)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

