Berharap HUT Kaiyasa Jadi Agenda Tahunan

Foto bersama dengan wakil walikota Tikep

TIDORE – Desa Kayasa Kecamatan Oba Utara memperingati hari jadi ke-48, yang dirangkaikan dengan sejumlah ritual dan lomba. bertempat di  Aula balai desa kayasa, puncak perayaan kegiatan HUT ke-48 desa kayasa tersebut dihadiri Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Senen.

Dalam kesempatan tersebut Muhammad Senen mengatakan selaku pemerintah daerah menyampaikan Selamat kepada Desa Kayasa yang sudah berumur 48 tahun, bahkan pemerintah daerah berharap agar kegiatan seperti ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial dan  berakhir saat itu juga.

Kegiatan tersebut perlu ditingkatkan agar menjadi kegiatan tahunan agar generasi muda bisa berkembang dan bisa berkreasi.

“Karena seperti apa yang dikatakan presiden Jokowi bahwa pemuda adalah generasi emas Negara makanya harus dirawat dan dijaga,” ujarnya.

Selain itu jika pemuda dan pemudi yang punya kreatif, maka dia akan memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat, tetapi jika pemuda itu rusak, maka rusaklah Bangsa ini, karena peran pemuda sangat penting.

“Saya berharap kepada pemuda desa Kayasa yang sudah berpendidikan tinggi, setelah balik dari kampus agar bisa membantu pemerintah desa untuk membangun desa dengan kemampuan keilmuan yang dimiliki,” tutur mantan anggota DPRD 3 periode tersebut.

Selain itu jika ada kreatifitas yang dilakukan oleh pemuda maka pemerintah desa harus hadir untuk memberikan support agar pemuda lebih berkembang lagi.

Olehnya itu dirinya mengatakan jika ada kesalahan yang dilakukan oleh pemimpin, maka yang wajib untuk di tegur, yang menegur adalah rakyatnya sendiri, karena pemimpin tak luput dari khilaf dan salah.

Sementara Ketua panitia kegiatan Halik Karim dalam laporannya menyampaikan, dirinya mewakili segenap panitia pelaksana menyampaikan beberapa hal berkenaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun desa Kayasa ke-48. 

Melaksanakan berbagai kegiatan yang dilombakan dalam berbagai kategori diantaranya, lomba olah pikir domino, adzan, hafalan, tarian, puisi dan lari karung untuk kategori anak-anak, sementara tarik tambang, lari karung, senam ayo bersatu untuk kategori ibu-ibu.

Usai perlombaan panitia bersama dengan masyarakat memperingati sejumlah ritual mengenang hari lahirnya desa Kayasa diantaranya, Ritual kota dumai pada hari selasa 1 Maret, ritual ziarah jere (karamat) dan pembacaan doa selamat pada hari rabu 2 Maret. Dilanjutkan dengan pelaksanaan ritual kegiatan gam masou.

“Kegiatan ini kita sebagai anak cucu yang berada di desa Kayasa agar tidak melupakan adat se atorang yang telah diwariskan oleh leluhur yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami sebagai anak cucu untuk merawatnya,” katanya.

“Kegiatan kali ini mendapatkan dukungan dan seluruh warga masyarakat, terbukti dengan peserta yang mengikuti acara lomba kesenian dan budaya pada HUT diikuti oleh 95 peserta mulai dari RT 01 hingga 04, mulai dari tingkat siswa SD dan Posyandu, serta pemuda dan Pemudi,” Tutupnya.

Turut hadir pimpinan OPD, Muspika Kecamatan Oba Utara, Kades Kayasa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta masyarakat desa Kayasa. (hms)  

Berita Terkait