BOBONG – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun 2021 selama 6 bulan belum terbayar, terhitung sejak Juli hingga Desember.
Namun anggaran untuk membayar TPP guru di Kabupaten Taliabu hanya mencukupi 3 bulan. Hal itu sesuai dengan DPA pada Dinas Pendidikan Taliabu sebesar Rp.1.127.263.770.
Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Irwan Mansur saat dihubungi membenarkan hal itu.
Kata dia, pencairan TPP terkendala permintaan dari dinas pendidikan yang selama ini belum mengajukan permintaan.
“Sudah, anggaran TPP sudah kita proses dan kalau pihak bank bisa percepat maka hari ini juga bisa cair, jadi itu tergantung bank saja, hari ini juga langsung masuk ke rekening masing masing,” katanya.
Irwan menambahkan anggaran TPP guru tahun 2021 yang melekat pada DPA Dinas Pendidikan tahun ini sebesar Rp 1.127.263.770 Miliar. Sementara kebutuhan belanja TPP guru lebih besar dari pada DPA yang melekat pada dinas pendidikan, sehingga pihaknya bisa mencairkan permintaan pembayaran TPP guru berdasarkan anggaran yang tersedia pada dinas tersebut.
“Total penerima TPP di tahun 2021 ada 6 bulan, tapi TPP yang akan dicairkan sekarang hanya tiga bulan, terhitung mulai dari Juli, Agustus dan September, total anggaran Rp1,1 miliar lebih, sisanya 3 bulan akan dibayar pada anggaran perubahan nanti karena DPA dinas pendidikan tidak cukup,” jelasnya.
Lanjutnya, untuk pembayaran sisa TPP guru harus diajukan pada anggaran perubahan pertengahan tahun ini melalui dinas pendidikan. (bro)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

