Dua Pejabat Pemkot Ternate Dinilai Tidak Beretika

Konfrensi Pers Pembatalan Surat Wawali
Konfrensi Pers Pembatalan Surat Wawali

TERNATE – Polemik pembatalan surat persetujuan mutasi Risval Tribudiyanto ke Halmahera Selatan, makin memanas. Pasalnya,  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate Muhajirin Bailusy angkat bicara terkait dengan hal itu.

Dimana para pejabat yang melakukan konfrensi pers menyebut surat yang diteken Wakil Wali Kota Ternate Jasri Usman, itu pejabat tersebut disebut tidak beretika, kedua pejabat itu masing-masing Kabag Hukum Setda Kota Ternate serta Kabag Protokol dan Pimpinan Setda Kota Ternate.

Muhajirin meminta, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman untuk mengevaluasi dua Kepala Bagian (Kabag) di Sekretariat Daerah yang melakukan konfrensi pers pada Jumat (24/6/2022) di Kantor Wali Kota. Karena keduanya dinilai tidak beretika. Pernyataan Muhajirin ini cukup beralasan, karena kedua pejabat itu melakukan konfrensi pers berkaitan dengan surat yang diteken Wakil Wali Kota sebagai atasan kedua pejabat itu di Pemkot Ternate.

“Kami minta  Wali Kota evaluasi dua Kabag. Kemudian, DPRD juga akan panggil sejumlah Kepala Bagian yang konfrensi pers untuk meminta penjelasan duduk permasalahan dimana?,” tegasnya Sabtu (25/6/2022).

Muhajirin sendiri mengajak, kepada seluruh perangkat di Pemkot Ternate untuk bersama – sama saling menjaga marwah Pemerintah Daerah. Sehingga tidak penting saling menyalahkan dan menyerang dipublik, alangkah baiknya dibicarakan secara Internal.

“Teman – teman OPD komunikasikan dulu keatasan, baik Ke Wali Kota maupun Wakil Walik Kota sebelum melakukan konfrensi pers,” pungkasnya.(cim)

Berita Terkait