BOBONG – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Marleni Haji Asidu geram dengan rekanan pekerjaan rehabilitasi dermaga Desa Parigi, Kecamatan Taliabu Timur dengan sejumlah fasilitasnya. Sebab, sampai saat ini pekerjaan dermaga tersebut belum dikerjakan oleh pihak rekanan.
Padahal, kata dia, anggaran proyek tersebut sudah dicairkan 30 persen pada Juli 2022 lalu. Proyek tersebut dimenangkan oleh salah satu kontraktor asal Manado, Sulawesi Utara berinisial (YP).
“Paket pertama, Rehabilitasi kelengkapan Dermaga yang dimenangkan, CV Berkat Josua dengan pagu anggaran sebesar Rp.263 juta. Kedua, Rehabilitasi Dermaga (Fasilitas Perairan) Desa Parigi Anggaran dengan pagu anggaran sebesar Rp.1,9 miliar. Ketiga, Rehabilitasi Trestle (Fasilitas Perairan) desa Parigi pagu anggaran sebesar Rp.950 juta perusahaan pemenangnya CV Altraco.
“Rekanan tersebut selama banyak memenangkan proyek di Pulau Taliabu ini banyak juga pekerjaan yang bermasalah,” ungkap Marleni
Marleni menyebutkan, di tahun 2021 lalu kontraktor yang bernama Yopi itu banyak mendapatkan paket sekolah, dan hampir rata-rata pekerjaannya tidak selesai hingga saat ini.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

