Hadiri Panen Padi, IMS Siap Tingkatkan Produksi dan Kualitas

Tak itu saja, Pj Bupati Halteng meminta kepada seluruh pimpinan OPD agar mengarahkan stafnya untuk mengkonsumsi beras Wairoro.  “Saya minta para pimpinan OPD arahkan stafnya untuk makan beras dari Wairoro,” pintanya.

“Jangan torang suru orang tanam, tapi torang sandiri tara mau beli, hasil panen petani,” tandasnya. Dengan situasi yang ada saat ini, Pj Bupati mengaku tidak lagi memperluas lahan, tapi perkuat produksi dan kualitas. “Yang ada saat ini kita tingkatkan produktivitasnya, agar harga juga kita tingkatkan,” pungkas Ikram.

“Kalau Elang-Rahim sudah buka lahan, maka tugas saya akan mengembangkan dan meningkatkan dengan meningkatkan teknologi pertanian dan juga pasar,” tutup IMS.

Sementara itu Kadis Pertanian, Yusmar Ohorella dalam laporannya mengaku sejak dirinya memegang amanah sebagai Kadis Pertanian tanggal 16 Januari 2021, kegiatan telah dilakukan luas lahan potensial di wilayah Halteng untuk kegiatan penanaman benih tanaman pangan, khususnya padi total luas lahan 763,43 hektar, khususnya tanaman padi di desa Lembah Asri 193,56 ha, Desa Wairoro Indah 308,40 ha, Kluting Jaya 116,8 ha, Sumbersari, 107,5 ha dan Desa Era Fagoru 38,5 ha (Trans Waleh).

Dimana lanjut Yusmar pada tahun 2020 kebijakan Elang-Rahim, lahan potensial ditinggal belasan tahun dan pada tahun 2020 atas kebijakan Edi Langkara dan Rahim gelontorkan dana optimalisasi lahan saat itu 280 ha. 

“Dan tahun 2021 realisasi lahan 217 ha dengan produksi beras tahun 2021 seluas 590,9 ton,” jelasnya.Di tempat ini yang disaksikan langsung Pj Bupati Halteng musim tanam 2022 akan dilakukan panen seluas 40 ha varietas Inpari 32.

Sementara itu usai panen padi dilanjutkan dengan penandatangan kerjasama pemda Halteng bersama BPJS Tenaga Kerja untuk petani di Halmahera Tengah dengan jumlah petani 1.500 orang.(udy)

Berita Terkait