IMS Apresiasi Kelompok VCO Desa Masure Halmahera Tengah

Meski demikian kelompoknya tetap eksis dan masih produksi sampai saat ini. “Kita mulai operasi tahun 2007 dan masih bertahan sampai hari ini,” akunya.

Lasmi mengaku untuk harga jual jika dibeli langsung di rumah produksi maka Rp50.000 per botol ukuran 330 mililiter. Kalau sudah dipasarkan di Weda atau Ternate mencapai Rp80.000. “Tapi selama Desember kemarin, produksi mengurang karena terkendala  listrik,” paparnya.

Ketua Kelompok Idaman Hati juga berharap agar Penjabat Bupati bisa memberikan perhatian kepada kelompoknya dengan menambah mesin peras dan mesin parut dan ruang santan dan krim termasuk ruangan musholla.

Menanggapi hal itu, Pj Bupati Halteng akan memberikan bantuan sebagaimana yang diharapkan kelompok usaha. “Kasih saya kesempatan untuk menghitung semua kebutuhan, nanti saya akan kembali kesini untuk menyerahkan bantuan tersebut,” tuturnya.

Meski demikian saat itu juga, IMS memberikan sedikit data tambahan kepada kelompok untuk menambah modal usaha. (udy)

Berita Terkait