“Jadi sampai mencongak bilangan itu sudah sangat luar biasa perkembangannya,” katanya lagi. Dikatakannya, untuk guru peserta sangat luar biasa. Semangatnya pada hari pertama masih malu-malu tapi saat ini sudah tidak lagi, seperti dipandu untuk menyanyi semua sudah leluasa dan sekarang luar biasa. “Kalau pemateri suru menyanyi kami menyanyi. Tapi menyanyi dengan pembelajaran, misalnya dengan angka jari-jari tangan,” tuturnya.
Pada awalnya jari-jari itu kaku tapi saat ini sangat luar biasa tidak kaku lagi. Karena pembelajaran matematika dari bilangan 1 hingga 9 itu masih menggunakan jari dan itu sangat luar biasa. “Penjumlahannya cepat, misalnya penjumlahan 9 atau 11 tinggal kita sebut 92, mereka langsung cepat menyebutkan hasil akhirnya,” terangnya.
Rais berharap untuk guru-guru bahwa ilmu yang dapatkan semoga bisa ditularkan kepada teman-teman guru yang tidak sempat mengikuti metode gasing ini. “mudah-mudahan bisa kedepan siswa-siswi Halteng lebih mantap untuk matematika,” sebut Rais yang juga guru PAI di MIN 1 Halteng, Desa Waleh, Kecamatan Weda Utara.
Sebagaimana diketahui para guru peserta metode gasing itu merupakan guru-guru berbagai mata pelajaran dan juga guru kelas.
Sementara itu salah satu tim pelatih metode gasing Herman Hasugian saat diwawancara menyatakan, sejauh ini dirinya melihat perkembangan guru-guru terus meningkat. “Di hari ke empat ini kemajuan bapak ibu guru semua peserta sudah kelihatan meningkat dan antusias,” akunya.
Disampaikannya, memasuki hari keempat ini adalah materi pengenalan bilangan 20 sampai 29, bilangan 30 sampai 99 disesi pertama. “Tahapan pembelajaran yang disesi pertama guru-guru diajarkan oleh saya sendiri untuk sesi kedua bapak ibu guru pengimbasan ke kelas sama anak-anak (siswa peserta),” jelasnya.
Nanti setelah istirahat guru-guru kembali masuk ke kelas menerima materi pembelajaran matematika penjumlahan dua digit dengan satu digit menyimpan dan tanpa menyimpan. “Dan selanjutnya untuk sesi ke empat guru-guru lagi mengibaskan ke pada anak didik,” terangnya.
Menurut Herman, sampai sekarang peserta semua apalagi guru-guru kami sebagai tim pelatih matematika gasing ini sangat semangat melihat peserta antusias. “Bahkan diantara beberapa guru ada yang sudah lanjut usia tapi semangatnya luar biasa,” tandasnya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
