“Kami terus mengawasi proyek itu, tapi proses pekerjaan masih terbengkalai dimana-mana,” ungkapnya. KNPI pun mendesak Pj Bupati agar segera menuntaskan dua proyek tersebut sebelum akhir tahun 2023.
“Di masa transisi yang mana saudara Umar Ali ditunjuk dan dipercaya sebagai melanjutkan masa pemerintahan ini, kehadiran Bupati Umar Ali mampu menuntaskan berbagai macam problem di Pulau Morotai,” harapnya.
Sekedar diketahui, anggaran pembangunan Morotai Mall berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk DAK sebesar Rp 17,5 miliar dan DAU sebesar Rp 6,5 miliar, sehingga totalnya Rp 24 miliar.
Pembangunan Morotai Mall ini dibawa naungan Dinas Perindagkop-UKM Pulau Morotai dengan Nomor kontrak 01/2.11/SP. PLUT-DAK/Perindagkop-UKM-PM//ll/2022. Tanggal kontrak 21 Februari 2022 dengan pelaksana CV Surya Sinar Gemilang.
Untuk pembangunan RSUD Sultan Mudaffar Sjah di desa Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya. Pembangunan rumah sakit itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 sebesar Rp 43 miliar.
Pewarta : Muhammad Rifai
Editor : Erwin Egga
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
