DARUBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai tengah diguncang dengan masalah keuangan.
Sampai-sampai ada ribuan e-KTP dan administrasi kependudukan masyarakat Kabupaten Pulau Morotai tak bisa lagi dicetak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) selama tiga bulan terakhir lantaran kehabisan ribbon (tinta).
Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD dengan Dukcapil Pulau Morotai pada Senin 7 Agustus kemarin.
“Hasil RDP dengan Dukcapil kemarin telah disampaikan oleh Kepala Dinasnya bahwa problem ini, dia (Kadis) telah sampaikan ke Bupati dan kepada Ketua TAPD bahwa ada hampir sekitar 12 ribu KTP yang belum bisa dicetak. Penyebab cuma 1 (satu) karena tinta,” ungkap Sekretaris Komisi I DPRD Pulau Morotai, Mahmud Kiat, kepada Wartawan, Selasa (8/8/2023).
Mahmud melanjutkan, dari keterangan Dukcapil, tinta Ribbon yang dianggarkan tahun 2023 hanya 1 botol, dan itu hanya bisa melayani 400 e-KTP di bulan pertama sampai bulan ketiga, selanjutnya sudah habis.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

