TERNATE – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate membutuhkan tambahan dukungan anggaran, dalam rangka persiapan seleksi atlet pada tahun 2025 untuk menghadapi Popda XII di Morotai pada tahun 2026 mendatang, kebutuhan ini telah disampaikan Dispora saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Kota Ternate dengan agenda pembahasan KUA PPAS APBD tahun 2025 pada Selasa (13/8/2024) kemarin.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ternate Sutopo Abdullah mengatakan, saat rapat dengan Komisi III DPRD Kota Ternate berkaitan dengan program dan kegiatan tahun 2025, telah disampaikan besaran pagu yang diterima Dispora Kota Ternate pada KUA PPAS APBD tahun 2025 yakni sebesar Rp.12.499.658.635, terbagi dalam empat kegiatan yakni belanja pegawai Rp.3.776.995.900, belanja barang jasa Rp.5.275.000.000 kemudian belanja hibah Rp.3.300.000.000 kemudian belanja modal asset lain sebesar Rp.120.000.000.
Menurutnya, dalam rapat itu pihaknya menyampaikan sejumlah pertimbangan ke Komisi III, karena meski telah diakomodir beberapa program dan kegiatan di KUA PPAS tahun 2025 namun dari dukungan pembiayan sediri belum maksimal.
“Pada Popda ke-XI kemarin kita berhasil meraih juara umum namun selisih medali emas hanya 3 dengan Kota Tidore Kepulauan, itu berarti telah merata perkembangan olahraga pada 9 kabupaten/kota lain di Maluku Utara, sehingga kami minta ada atensi jelang pelaksanaan Popda ke XII di Morotai,” katanya, usai RDP dengan Komisi III DPRD Kota Ternate
Menurutnya, seleksi atlet daerah sudah diakmodir dalam KUA PPAS sebesar Rp.75.000.000, namun nilai alokasi itu dianggap belum mencukupi sehingga pihaknya mengharapkan dukungan tambahan anggaran. Penambahan yang dimaksud tersebut bertujuan agar persiapan para cabor dalam mempertakankan gelar juara umum ke lima secara berturut-turut dapat terwujud pada Popda XII yang digelar di Morotai pada tahun 2026 mendatang.
“Karena di olahraga ini untuk meraih prestasi itu butuh latihan dan keja keras, dan itu butuh dukungan pembiayaan. Jadi kami meminta komisi III untuk berkenaan dapat mendorong penambahan anggaran, sehingga persiapan seleksi yang kita jadwalkan pada triwulan III tahun 2025 dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pintanya.
Selain itu kata Sutopo, pihaknya pada kegiatan kepemudiaan sebelumnya hanya focus untuk mengurus paskibraka ketika paskibaraka masih melekat di Dispora, namun setelah paskibraka dialihkan ke Kesbangpol maka saat ini lebih difokuskan untuk mengurus kepemudaan, dan pada program kepemudaan ini Dispora punya program kewirausahaan pemuda dimana melalui program ini Dispora akan memberikan pelatihan dan dukungan kepada para milenial yang sedang berusaha asalkan memenuhi kriteria yang disiapkan.
“Itu yang akan kita dorong untuk dibantu, sehingga mulai tahun 2024 ini sudah dilakukan pendataan, karena itu juga jadi salah satu program Kemenpora namun di Kota Ternate belum terlaksana dengan keterbatasan pembiayaan,” jelasnya. Sembari menyebut, dengan adanya geliat olahraga masyarakat saat ini juga jadi perhatian Dispora, bahkan sejumlah agenda olahraga telah dimasukan dalam kalender iven Dispora tahun depan jika ada dukungan anggaran yang cukup.*
Editor : Hasim Ilyas
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

