Dikatakannya, adapun gambaran umum mengenai Nota Keuangan Perubahan RAPBD tahun 2024, pada Pendapatan Daerah di fase Perubahan Tahun Anggaran 2024 secara total mengalami peningkatan sebesar Rp 478.163.656.884,27, dari target pendapatan sebelumnya sebesar Rp1.364.952.135.000,00 atau naik sebesar 35,03%.
“Estimasi total Pendapatan Daerah pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp1.843.115.791.884,27 Jika dibandingkan dengan estimasi total Belanja Daerah sebesar Rp1.955.751.596.836,00, diperkirakan akan terjadi defisit Anggaran sebesar Rp 112.635.804.951,73, yang akan ditutupi dengan Pembiayaan Netto sebesar Rp 112.635.804.951,73, yang bersumber dari Sisa Lebih Pembiayaan Tahun Anggaran Sebelumnya,” tuturnya.
Anjas menambahkan, adapun rincian dan penjelasan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah pada masing-masing SKPD terlampir pada dokumen Rancangan Peraturan Daerah dan Rancangan Peraturan Bupati yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.
“Selanjutnya dokumen RKA Perubahan-SKPD akan dilakukan pembahasan bersama pada lintas komisi DPRD dengan SKPD,” pungkasnya.(ono)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
