Diprediksi, dalam beberapa bulan kedepan akan ada lagi penambahan jumlah perekaman e-KTP.
“Umpamanya antara Juni, Juli sampai Agustus kemarin itu ada ratusan lagi yang melakukan perekaman. Sehingga sekarang sudah 55.000 yang sudah ber KTP, karena kami punya data bersih kemarin yang sudah di ekspos,” tambah Rajak.
Dikatakan Rajak, pihaknya akan berusaha agar semua wajib e-KTP di Pulau Morotai melakukan perekaman sebelum pemilihan.
“Nanti kami sisir karena kami punya alat mobile yang ke desa-desa itu pada tahun 2023 sempat rusak sehingga pada tahun 2023 kami tidak sempat turun karena alat rusak. Tapi kebetulan kami punya alat mobile pada awal Agustus kemarin baru datang, jadi nanti dalam waktu 2 bulan ini kami akan kejar semua yang belum perekaman KTP itu,” pungkasnya.
Pewarta : Muhammad Rifai
Editor : Erwin Egga
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
