TIDORE – Menindaklanjuti keluhan pengemudi speed boat dan nahkoda kapal kayu rute Rum-Bastiong yang sempat aksi mogok akibat langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Minyak Tanah dan Pertalite.
Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, menghadiri rapat koordinasi terkait pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi yang digelar oleh Polresta Tidore bersama Instansi terkait di Aula Rupatama, Polresta Tidore.
Dalam arahannya, Ismail menyampaikan terima kasih kepada Polresta Tidore Kepulauan yang telah mengambil langkah cepat dan cerdas terkait pelayanan di Kota Tidore Kepulauan.
Ismail mengaku, terkait BBM bersubsidi, jika berpatokan pada regulasi, maka tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat, jika pendistribusiannya tepat sasaran maka permasalahan BBM ini tidak akan pernah terjadi.
“Seperti halnya, BBM jenis minyak tanah dan pertalite, pertalite itu kalau dijual oleh penyedia, akan aman-aman saja. Namun juga diberikan ke pengecer, pengecer pun ada yang ambil langsung di penyedia seperti Haji Awat, ada juga yang ambil di Kota Ternate, kemudian minyak tanah, kalau misalnya diperuntukkan bagi rumah tangga saja, harga per liternya 4.000, namun akan berbeda harganya karena dipakai juga oleh speedboat,” ungkapnya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

