7 Ton Ikan Nila Siap Panen, Putri Banau Buktikan Peran Perempuan Todowongi

Meski begitu, jalan menuju ekspansi masih panjang. Kebutuhan IWIP yang mencapai lima ton ikan nila per hari saat ini masih di luar jangkauan produksi Kelompok Putri Banau. “Kami sudah mencoba menawarkan hasil panen ke PT IWIP, tetapi produksi kami belum mampu memenuhi permintaan mereka. Namun, ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus berkembang,” kata Mancelina penuh optimisme.

Tak ingin berhenti di situ, Mancelina berinisiatif mencari dukungan dari pemerintah provinsi hingga pusat demi meningkatkan produksi tambak. Harapannya, kolaborasi antara desa, provinsi, dan pusat bisa membuka lebih banyak peluang bagi warga untuk terjun ke dunia perikanan. “Apalagi gubernur kita juga perempuan. Semoga beliau bisa membantu mendorong program ini,” tambahnya.

Lebih dari sekadar panen besar, keberadaan tambak ini membuka peluang kerja baru bagi warga sekitar. Tak hanya itu, semangat gotong royong yang tercipta menjadi bukti bahwa pemberdayaan perempuan bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Bagi Todowongi, panen nanti bukan sekadar perayaan hasil bumi, melainkan simbol perjuangan dan harapan untuk masa depan yang lebih sejahtera. Dengan tangan-tangan cekatan para perempuan desa, Todowongi membuktikan bahwa dari pesisir yang tenang, lahir semangat besar untuk meraih mimpi.

Pewarta : Faisal Noho Editor : Zulkifli Hi Saleh

Berita Terkait