Ia juga berharap, agar penyelesaian pembayaran kepada mereka yang belum menerima bisa secepatnya dilakukan.
“Kita memang punya perwakilan, hanya saja dong sudah terima, jadi dong so diam, makanya hari ini kami pertanyakan lagi, jangan sampai kami punya tidak dibayar,” tukasnya.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pulau Morotai, Basirung Umaternate, ketika dikonfirmasi mengatakan sisah tunggakan Rapelan CPNS 2014 tetap akan dibayar. Tapi pembayarannya dilakukan secara bertahap karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Sebenarnya itu bukan tidak terbayar, tetap dibayar, cuma kan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Jadi satu tahun kita bayar berapa, tahun berikut berapa, kan begitu. Walau sedikit tapi kan setiap tahun terbayar,” ujar Basirung.
Hal senada juga disampaikan Plt Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pulau Morotai, Adhar Andi Sunding, saat ditemui dikantornya.
Dikatakan, untuk mereka yang tersisa, yang belum menerima pembayaran Rapelan, akan dibayar di 2026 mendatang.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
