JAILOLO – Kabar miring soal anggaran perjalanan Dinas Kesehatan Halmahera Barat (Halbar) yang disebut mencapai Rp 27,4 miliar langsung ditepis Kepala Dinas Kesehatan, Novelheins Sakalaty.
Dengan nada tegas, ia menyebut isu tersebut jauh dari fakta dan tidak masuk akal. “Kalau full untuk perjalanan dinas, apalagi hanya untuk kepala dinas dan jajarannya, itu sangat tidak masuk akal,” ujar Novelheins saat dikonfirmasi Fajar Malut di ruang kerjanya, Kamis (14/8/2025).
Menurutnya, anggaran yang dimaksud sebenarnya sekitar Rp 25 miliar dan bersumber dari Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), yang dibagi ke Puskesmas-Puskesmas sesuai wilayah kerja.
Dari jumlah itu, Rp 18 miliar dialokasikan langsung ke 15 Puskesmas untuk menjalankan program pelayanan kesehatan, bukan semata perjalanan dinas.
Ia menegaskan, dana tersebut bahkan tidak mengendap di Dinas Kesehatan. Pencairannya dilakukan langsung dari pusat ke rekening Puskesmas atau penanggung jawab program.
Sementara Rp 7 miliar sisanya digunakan untuk belanja obat, bahan medis habis pakai, dan berbagai kebutuhan kesehatan lainnya.
“Prioritasnya jelas, mulai dari pemeriksaan ibu hamil, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, penanganan stunting, hingga pemeriksaan kesehatan umum,” pungkasnya. (ais)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

