TKD Dipangkas 300 M, PPPK Dan ASN Tidore Terancam Gigit Jari Tahun 2026

Pasalnya, Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan Fisik turun sebesar 80%, dari semula di Tahun 2025 senilai Rp 49,2 Miliar turun menjadi Rp. 8.8 Miliar pada tahun 2026. Selain DAK Fisik, pemangkasan TKD ini juga berdampak terhadap penurunan Alokasi Dana Desa (ADD) yang semula dianggarakan pada tahun 2025 sebesar Rp 38,5 Miliar turun menjadi 33,2 Miliar pada tahun 2026.

Sekertaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo yang juga merupakan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tidak bisa berbuat banyak, karena persoalan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat.

Bahkan ia mengaku, akibat pemangkasan Dana TKD, membuat APBD Kota Tidore Tahun 2025 mengalami terjun bebas dari nilai sebelumnya yang mencapai Rp 1,1 Triliun menjadi Rp 797,1 Miliar untuk proyeksi APBD tahun 2026.

Informasi ini telah disampaikan dan dibahas dalam rapat bersama para pimpinan OPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa se Kota Tidore Kepulauan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, didampingi Waki Wali Kota Ahmad Laiman, di Aula Sultan Nuku, Senin (29/9/25).

“Tujuan rapat ini untuk meyampaikan informasi terkait Dana Transfer Tahun Anggaran 2026, hal ini perlu diketahui secara bersama-sama, karena Dana Transfer Tahun 2026 mengalami penurunan kurang lebih sekitar Rp 300 Miliar,” ungkap Ismail.

Berita Terkait