BOBONG – Sosialisasi sekaligus vaksinasi Covid-19 yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas di masing masing-masing PKM di 8 Kecamatan, ternyata tidak didukung pemerintah desa.
Di kecamatan Taliabu Timur misalnya ada sejumlah kades yang enggan menghiraukan program tersebut. Dua kades di Taliabu Timur yang tidak ikut sosialisasi vaksinasi tanpa alasan yang jelas adalah kades Parigi dan kades Tubang.
Ketidakhadiran kedua kades itu membuat Kepala Pemerintahan Kecamatan Taliabu Timur (Taltim), Yulianus Lowrens geram dan beranggapan kedua kades tidak layak menjadi panutan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini tidak dihadiri oleh kades, itu artinya kades sama sekali tidak mendukung program pemerintah, pasalnya kades seharusnya menjadi salah satu motivator di desa, agar menjadi contoh buat masyarakat, namun mereka malah menunjukkan hal yang tidak baik,” ucapnya Senin, (15/3/2021) usai mendapatkan suntikan vaksinasi di balai desa Samuya Kecamatan Taliabu Timur.
Kata dia, Kades Parigi beralasan, dirinya takut jarum suntik, namun dapat disimpulkan bahwa mereka takut di vaksin. “Saya akan melaporkan dua Kades ini kepada Bupati, dan saya berharap semoga bupati memberikan mereka sangsi agar hal-hal seperti ini nantinya tidak terulang lagi,” tegasnya.
“Sebenarnya Kades Penu juga tidak hadir, tapi dia sudah izin kepada saya, sebab istrinya di sanana sedang sakit, makanya dia sementara masih di sanana, jika istrinya sudah sembuh ia akan kembali,” jelasnya. (bro)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

