TULUS “Cuci Gudang” Tahap Pertama

Pelantikan pejabat Pemkot Ternate

TERNATE Pelantikan dan pengukuhan pejabat di Pemerintah kota Ternate, Rabu (30/06/2021) dilakukan, sebanyak 89 pejabat diantaranya 27 pejabat eselon III dan dan 62 pejabat eselon IV yang dilantik Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman di aula kantor Walikota.

Pada pelantikan itu, sebanyak 5 pejabat yang di nonjob sesuai dengan SK Wali Kota nomor 821.1/KEP/1905/2021 tentang pengangkatan pejabat administrator dan pejabat di lingkungan pemerintah daerah Kota Ternate.

Pejabat yang di nonjob itu masing-masing, Iskandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan pada DKP Kota Ternate, sebagai staf fungsional umum pada DKP Kota Ternate. Sunarto M Taher sebelumnya menjabat Kabid Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Layanan pada DPMPTSP dan Rusni Kharie sebelumnya sebagai Kabid Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Wilayah II pada DPMPTSP, kemudian Arbaya Ahmad sebelumnya Kepala Seksi Pengaduan dan Layanan Informasi pada DPMPTSP, ketiganya turun menjadi staf fungsional umum pada DPMPTSP Kota Ternate serta Abd Rachim Rasyid sebelumnya Kepala Seksi Pengawasan, Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan pada DKP Kota Ternate menjadi staf fungsional umum pada DKP Kota Ternate.

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji jabatan di setiap instansi pemerintah merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai.

Menurutnya, pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata mata untuk kepentingan pegawai tertentu, melainkan lebih diutamakan melakukan pembenahan dan pemantapan penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik, agar tetap berjalan dengan baik, terutama dalam kaitannya dengan  kegiatan prioritas pembangunan.

“Pelantikan ini dilakukan berdasarkan objektivitas, kepangkatan, kompetensi dan kinerja. Hal ini sekaligus menjelaskan bahwa proses pengambilan keputusan dalam pembinaan manajemen dan karier pegawai, sepenuhnya mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku,” katanya dalam sambutan.

Dikatakannya, pelantikan dan pengukuhan yang dilakukan merupakan yang pertama sejak dirinya dan Jasri Usman dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota yang dilantik pada 26 April lalu, dia juga memberikan motivasi ke para pejabat yang dilantik. Menurutnya, dalam manajemen pemberdayaan manusia ada keterkaitan dengan beberapa variabel, yakni berkaitan dengan motivasi, karena bagi dia dalam sebuah organisasi motivasi sangat penting karena hal itu memberikan dorongan untuk semangat dalam bekerja.

“Motivasi ini harus dimiliki oleh setiap ASN, termasuk yang diberi amanah memegang jabatan,” ucapnya. Pada variabel berikut kata dia, berkaitan dengan kompetensi, sebab kompetensi menjadi hal yang sangat penting dan mereka yang dilantik tersebut karena dianggap punya kompetensi, sehingga dia berharap kompetensi itu dapat dipelihara dan ditingkatkan. Sedangkan untuk variabel ketiga lanjut dia, berkaitan dengan pengembangan karir.

“Pelantikan hari ini (kemarin) berkaitan juga dengan pengembangan karir saudara-saudara,” terangnya. Selain itu, variabel berikut berkaitan dengan komitmen, yang mana hal itu agar dapat bekerja secara maksimal. Dan variabel terakhir yakni kinerja, yang mana harus ada hasil maksimal dalam setiap karir.

“Nanti ke depan akan ada penyesuaian nomenklatur jabatan, karena perintah undang-undang, jadi ada yang memegang jabatan struktur dan ada jabatan fungsional yang disetarakan dengan jabatan struktural sesuai dengan tugas pokok. Jadi tidak ada orang yang tidak mengakhiri jabatan, bisa diakhiri karena pensiun dini, diakhir karena perjalanan karir atau alasan karena meninggal, jadi saya mohon harus jadi perhatian yang diberi amanah,” jelasnya sembari meminta bekerja maksimal, pande wajib tapi loyalitas nomor satu. “kita tidak membutuhkan hal-hal yang berlebihan, tapi kita membutuhkan loyalitas terhadap apa yang diamanahkan,” tegasnya.(cim)

Berita Terkait