MABA – Warga Desa Waci, kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Kamis (22/07/2021) kembali mendapat teror dari orang tak dikenal (OTK) di belakang kampung.
Dikutip dari beberapa Akun Facebook milik Warga Desa Waci, Suswanto Marsaoly, memposting aktivitas warga yang sementara akan ke hutan dan memastikan Keberadaan OTK yang meneror dengan caption foto menyinggung pemerintah Daerah dan DPRD yang dinilai cuek dengan masalah yang dialami Warga Waci atas teror itu.
“Kamis 22 Juli 2021 pukul 13 : 44 Wit, Teror kembali terjadi di hutan waci Maba Selatan. Pemerintah daerah dan DPRD ngoni sampee so talalu ee, tarada inisiatif langka maju kondisi waci hari ini,” kata Suswandi di beranda facebooknya.
Menanggapi postingan di beranda Facebook tersebut, banyak akun yang ikut mengomentari postingan Mahasiswa asal waci itu, bahkan ada yang mengomentari bahwa pemerintahan saat ini berada pada fase cuek. Ada juga yang mengomentari dengan stegmen stop percaya pemerintah, tak hanya itu, salah satu akun juga mengomentari jika pemerintah melihat warga hanya pada momentum politik.
Untuk diketahui, Para OTK yang sering beraksi di hutan belantara Desa Waci itu kali ini melakukan aksinya dengan jarak yang lebih dekat dengan kampung warga, sebab aksi yang dilakukan oleh OTK kepada beberapa warga desa waci itu hanya sekitar 3 kilometer dengan menggunakan perahu dari kampung menuju tempat kejadian.
Melihat bekas tapak kaki dan tanda lainnya yang memastikan ada OTK di lokasi kebun mereka, Warga Waci yaitu Abuhar, Bakar Hamisi dan Yunus Jamal langsung balik ke kampung dan melaporkan ke pemerintah Desa. Setelah melaporkan ke pemerintah Desa, Kepala desa bersama ketua dan Anggota BPD langsung memerintahkan warga yang sudah diutus untuk masuk hutan didampingi aparat keamanan bergegas menuju Lokasi kejadian dana OTK berada.
Sekretaris desa Waci Wahid Saidi saat dikonfirmasi membenarkan jika adanya keberadaan OTK di Belakang Kampung, sebagaimana dilaporkan Warga. “Warga yang didampingi petugas keamanan kesana mau pastikan apakah itu benar atau tarada,” terang Wahid. Ia juga menghimbau kepada warga agar berhati hati melakukan aktifitas di kebun atau setidaknya meminta kepada petugas keamanan untuk mendampingi mereka setiap kali bepergian ke kebun.(hmi)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

