Tabrakan Speedboat di Perairan Halsel 1 Korban Meninggal Dunia

Korban tabrakan speedboat sebelum dievakuasi ke RSUD Labuha Halmahera Selatan

LABUHA – Satu korban tabrakan speedboat di perairan Halmahera Selatan (Halsel) meninggal dunia. Sebelumnya kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate melalui Unit Siaga SAR Bacan Jumat (06/08/21) menerima laporan dari Suryadi yang merupakan pegawai Dishub bahwa telah terjadi kecelakaan tabrakan antara speedboat di perairan Halsel.

Pada pukul 17.30 Wit, menurut informasi yang diterima awal dari anggota Dishub Halsel telah terjadi kecelakaan Speedboat Habibi dan speedboat Hasiqah mengalami tabrakan di depan desa Kubung Halsel.

Rilis yang diterima Fajar Malut dari SAR Kota Ternate menyebutkan rute speedboat Habibi dari arah Kawasi, Kecamatan Obi menuju Labuha. Sementara speedboat Hasiqah dari Pelabuhan labuha, Bacan menuju Kawasi, kecamatan Obi.

Setelah menerima laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR Bacan bergerak menuju Pelabuhan Kupal untuk melaksanakan tindakan awal operasi Sar dan berkoordinasi potensi terkait untuk melakukan pertolongan terhadap korban yang telah dievakuasi oleh speedboat masyarakat di pelabuhan Kupal.

“Satu orang dalam kondisi kritis atas nama Barry Hamdany Abubakar dan 1 orang patah tulang atas nama Radit Saputra, keduanya dievakuasi ke RSUD Labuha menggunakan Ambulance milik Polres Bacan,” demikian bunyi petikan yang diterima fajarmalut.com dari Sar Kota Ternate. 

Sementara itu pada pukul 19.45 Wit diterima informasi dari team dilapangan, bahwa sebagian korban dievakuasi ke desa Kubung. Selanjutnya Tim Sar gabungan bergerak ke desa Kubung untuk mengevakuasi korban dan membawa ke Pelabuhan Kupal. 

Saat dalam perjalanan team mendapatkan informasi bahwa seluruh penumpang sudah di evakuasi ke daratan oleh Speedboat milik masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kejadian. 

Pukul 20.15 Wit diterima informasi dari OSC di lapangan bahwa korban yang kritis di RSUD meninggal dunia atas nama Barry Hamdany Abubakar (43) yang merupakan pegawai salah satu bank BUMN yang beralamat di Kelurahan Maliaro Kota Ternate Tengah. Sementara jumlah korban selamat saat ini sebanyak 20 orang.(red)

Berita Terkait