Pencegahan Prioritas Penanggulangan Bencana

Muhammad Ade Fabanyo

JAILOLO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat terus berupaya melakukan pencegahan dalam penanggulangan bencana, seperti banjir, tanah longsor dan bencana alam lainnya.

Upaya pencegahan itu bahkan menjadi prioritas. Apalagi, wilayah itu tergolong  rawan bencana, terutama banjir dan longsor. “Musibah kapan datang, dan kita semua tidak tahu. Dan saya perintahkan anak buah harus turun meskipun tidak ada anggaran karena sudah menjadi prioritas,” kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Barat, Muhammad Ade Fabanyo kepada, Fajar Malut, Senin (16/8/2021).

Berdasarkan data BPBD setempat, kasus bencana alam tertinggi adalah banjir.  Menurutnya, ancaman banjir terjadi akibat daya serap kawasan mulai berkurang ketika terjadi curah hujan lebat.

Karena itu, salah satu solusinya melakukan konservasi penanaman untuk mencegah terjadi banjir. “Pencegahan ini dilakukan demi keselamatan banyak orang,” ujarnya. Selain itu, pos bencana alam setiap kecamatan juga harus terbentuk, tujuannya untuk mengcover peristiwa alam. Sejauh ini, kata dia, baru dua titik pos bencana yang terbentuk.

“Jika pos semua ada di masing-masing kecamatan, sudah pasti mempermudah kita mendapatkan informasi,” katanya, seraya menambahan,  tentu berkonsekuensi tambahan anggota. Semuanya tergantung Bupati James Uang. (ais)

Berita Terkait