WEDA – Untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), dibawah Kepemimpinan Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Abdurrahim Odeyani memberikan bantuan studi kepada putra daerah agar bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kabag Organisasi Setda Halteng, Jamrud Hamid kepada wartawan mengatakan, bantuan studi ini merupakan program Bupati dan Wakil Bupati sejak menjabat. “Bantuan studi ini sejak tahun 2018 setelah setahun dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Halteng,” ucap Jamrud.
Jamrud mengaku, sebelum bantuan ini diberikan, pihaknya lebih dulu memverifikasi sejumlah berkas yang dimasukkan, ini dilakukan untuk mengetahui mereka yang layak untuk mendapatkan bantuan tersebut. Jamrud bilang, sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2021 ini, untuk strata satu (S1) sebanyak 1.157 orang, untuk Magister (S2) sebanyak 85 Orang dan untuk kedokteran sebanyak 13 orang. “Jadi total anggaran yang dikucurkan itu senilai 8.706.396.000 rupiah,” terangnya.
Lebih lanjut Jamrud menyampaikan, untuk bantuan studi kedokteran ada perjanjian antara orang tua dan Pemda Halteng, dalam perjanjian tersebut, bilamana yang bersangkutan lulus dari fakultas kedokteran wajib mengabdi di Halteng. “Apabila dia lulus dari kedokteran dan tidak mengabdi di Halteng, maka wajib mengembalikan uang yang diberikan Pemda,” pungkasnya.
Jamrud menambahkan, anak Halteng yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi namun terkendala biaya studi, pemda Halteng melalui bagian organisasi menerima proposal program bantuan studi. “Adapun sistem pembiayaan yang diberikan Pemda Halteng yakni, pada awal studi dan akhir studi,” tutupnya. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

