MABA – Dinas Perdagangan Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), memastikan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga bulan Januari 2022 mendatang, ini lantaran stok pasokan BBM dari Ambon Maluku menurun.
Kepada wartawan, Kabid Perdagangan Disperindagkop Haltim, Lutfi Karim mengatakan, penyebab kelangkaang BBM ini akibat dari stok BBM dari penyuplai Pertamina Ambon, sehingga berdampak hingga di Kabupaten Halmahera Timur.
“Dari hasil koordinasi dengan teman SPBU Tobelo, kelangkaan ini akibat stok dari penyuplai Pertamina Ambon menurun untuk wilayah Maluku Utara, sehingga Haltimpun berdampak,” Kata Lutfi di Kota Maba, Selasa (09/11/2021).
Dikatakan, dengan adanya pengurangan stok BBM di Maluku Utara ini, juga akibat dari stok di Pertamina Ambon terbatas, sehingga untuk menyuplai ke Maluku Utara juga menurun. Lutfi memprediksi kelangkaan BBM itu akan berlanjut hingga Januari 2022 mendatang.
“Belum bisa pastikan kapan akan normal, tetapi berdasarkan informasi yang diterima kemungkinan pada bulan Januari, jadi saat ini kelangkaan BBM ini akan terus terjadi,” tandasnya.
Dia mengatakan, dalam menjaga kelancaran aktivitas kendaraan roda dua maupun empat, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh SPBU Haltim, jika kondisi tidak memungkinkan, maka SPBU diminta jangan dulu melayani pengecer.
“Apalagi ini tidak lama lagi memasuki natal dan tahun baru, tentunya aktivitas kendaraan meningkat, maka SPBU jangan dulu mengutamakan pengecer,” pintanya sembari menegaskan ke seluruh pengecer agar tidak bermain harga yang tidak sesuai dengan het, Jika kedapatan ada pengecer yang bermain harga, sudah tentu akan ditindak.(hmi)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

