Jumat Depan, Pelabuhan Rum Diresmikan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tikep, Daud Muhammad

TIDORE – Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tikep, akan meresmikan Pelabuhan Rum pada Jumat, 7 Januari 2022.

Peresmian tersebut akan dilakukan langsung oleh Walikota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen. Kepala Dinas Perhubungan Kota Tikep, Daud Muhammad, mengatakan, untuk mematangkan agenda peresmian, pihaknya telah mengundang sejumlah pihak untuk melakukan pertemuan, di Kantor Dinas Perhubungan, pada Selasa, (4/1/22) pagi.

Mereka diantaranya, KUPP Soasio, Ketua KUD Sadar, Koordinator Speed Shift A dan B, Koordinator Motor Kayu, DanPos Pelabuhan Rum, Ketua Organda Kota Tikep dan beberapa pemangku kepentingan yang ada di Pelabuhan Rum untuk membicarakan terkait dengan akses transportasi laut yang akan dibuka kembali di Pelabuhan Rum.

“Pada saat peresmian nanti, kami juga akan melakukan simulasi terkait dengan pemanfaatan ruangan, dan akses masuk keluar penumpang, karena bangunan tersebut sudah jauh berbeda dengan bangunan sebelumnya,” tuturnya.

Ia melanjutkan, setelah diresmikannya Pelabuhan tersebut, pihaknya juga akan menertibkan para penumpang dan kendaraan umum, terkait dengan angkut muat penumpang, yang semuanya sudah harus difokuskan ke dalam terminal. Sehingga tidak ada lagi angkut muat penumpang di luar terminal.

Menariknya, di tahun ini, Dinas Perhubungan Kota Tikep kembali mendapat anggaran dari Pemerintah Pusat senilai Rp. 2 Miliar lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan berkelanjutan Pelabuhan Rum dari sisi laut. sehingga kedepannya Pelabuhan Rum akan dibangun dua dermaga yang diperuntukkan untuk speed boat dan motor kayu.

“Untuk dermaga Speed boat, itu dananya bersumber dari Pemerintah Pusat, sementara untuk motor kayu itu bersumber dari APBD Kota Tikep senilai Rp. 600 juta, dua dermaga ini, akan dikerjakan pada bulan maret mendatang,” ujarnya.

Daud menambahkan, rencana pembangunan pelabuhan dari sisi laut, juga akan dibuatkan jalur khusus bagi penyandang disabilitas, bahkan pihaknya juga akan menyiapkan ruangan khusus bagi mereka. Hal itu agar dapat memberikan kenyamanan kepada semua penumpang.

“Yang pasti tidak ada niat dari pemerintah untuk mendiskriminasi penyandang disabilitas, hanya saja pembangunan ini masih berkelanjutan,” tandasnya.

Daud menuturkan, upaya Pemerintah mempercantik Pelabuhan Rum ini, merupakan bagian dari visi misi Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen untuk menjadikan Tidore Jang Foloi, sebagaimana janji mereka sebelumnya. Mengingat, Rum adalah pintu masuk bagi pengunjung lintas kabupaten kota, maupun dari luar yang akan berdatangan ke Tidore. Sehingga perlu untuk dilakukan penataan yang baik.”Semoga dengan adanya bangunan baru di pelabuhan Rum ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” tuturnya. (ute)

Berita Terkait